Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian 6 ABK KM Bintang Laut yang Hilang

Laporan Utama392 views

Merauke, Suryapapua.com-Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian terhadap 6 korban ABK yang hilang, pasca tenggelamnya KM Bintang Laut—kapal pencari cumi-cumi di laut Arafura beberapa hari lalu.

Penghentian oleh  potensi SAR mulai dari TNI/POLRI, Bakamla serta instansi terkait lain dan masyarakat, lantaran selama tujuh hari  pencarian para korban baik di laut, sungai maupun pesisir pantai, keenam korban tak ditemukan.

Dari rilis yang diterima suryapapua.com Rabu (28/01/2026), Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Rudy  selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, telah dilakukan evaluasi penutupan operasi SAR di kapal Rescue Boat (RB 223) kemarin sore—dihadiri juga pengurus perwakilan agen kapal-nya.

“Saya memaparkan kepada unsur pimpinan dari semua instansi yang terlibat dan seluruh personil tim SAR gabungan tentang upaya  pencarian korban sejak awal  hingga hari ke tujuh,” ujarnya.

Lebih lanjut Rudy menjelaskan, pihaknya telah menghubungi otoritas maritim di PNG (Papua New Guinea) dan otoritas Australia (Maritime Authority Security) agar turut membantu melakukan pencarian di wilayah mereka.

Hanya saja, menurutnya, hingga tadi siang (kemarin;red) dilaporkan kalau hasil pencarian disana nihil.

Hal tersebut dilakukan lantaran  dari perhitungan pergerakan objek di permukaan air, diperkirakan para korban  telah memasuki wilayah otoritas negara PNG dan Australia, karena dipengaruhi arah angin dan gelombang.

Rudy menambahkan, keputusan menutup operasi sesuai amanat Undang-Undang SAR Nomor 29 Tahun 2014  dengan pertimbangan bahwa sudah tidak ditemukan lagi tanda-tanda keberadaan korban yang dicari, baik itu di dalam wilayah negara maupun di wilayah negara tetangga.

Dengan demikian, tepat pukul 17.30  WIT (kemarin), operasi SAR secara resmi ditutup.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *