oleh

Romanus Mbaraka dan Petani Merauke Tinjau Pengolahan Padi di Sragen, Dihadiri Menhub RI

Merauke, Suryapapua.com– Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi memfasilitasi sejumlah petani dari Kabupaten Merauke untuk melihat secara langsung  proses pengolahan padi lebih baik di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Kegiatan peninjauan  yang berlangsung Jumat (11/3), dihadiri langsung Menhub RI. Lalu Bupati Merauke, Romanus Mbaraka ikut mendampingi petani Merauke untuk melihat dari dekat cara kerja pengolahan padi disana.

Saat dihubungi melalui telpon selulernya, Sabtu (12/3), Bupati Merauke, Romanus Mbaraka menjelaskan, kehadiran perwakilan petani di Sragen-Jateng, difasilitasi Kementeria Perhubungan RI, sekaligus melihat pengelolaan padi yang lebih baik.

“Jadi kehadiran perwakilan petani Merauke disana tak fokus melihat penanaman atau varietas padi yang digunakan, tetapi lebih kepada meninjau  pengolahan padi,” ujarnya.

Dimana, jelas Bupati Mbaraka, setelah proses panen, bagaimana gabah basah  di processing melalui rice milling unit (RMU) mulai dari drine hingga masuk penyimpanan, lalu ke mesin pemecah kulit.  Selanjutnya ke mesin poles atau poles batu dan terakhir keluar beras Kristal.

Khusus di Kabupaten Merauke, lanjut bupati, persoalannya adalah setelah pasca panen. Dimana petani masih berusaha sendiri hingga menjual beras. Jika dibandingkan petani di Sragen serta daerah Jawa lain, sudah dibagi tugas masing-masing.

“Para petani hanya tanam dan panen. Nanti ada pengumpul menjemput di sawah dalam bentuk gabah basah. Dari situ, gabah masuk ke mesin-mesin unit untuk processing,” ujarnya.

Dengan demikian, petani tak harus sampai kepada bagaimana menjemur gabah, packing atau masukkan sendiri dalam karung hingga membawa ke tempat penggilingan.

Peninjauan tempat produksi padi oleh Bupati Merauke, Romanus Mbaraka bersama perwakilan petani – Surya Papua/IST
Peninjauan tempat produksi padi oleh Bupati Merauke, Romanus Mbaraka bersama perwakilan petani – Surya Papua/IST

Beberapa cara seperti begitu, menghasilkan kualitas beras jauh lebih baik. Karena pengeringan menggunakan peralatan serta hal teknis lain.

Lebih lanjut Bupati Mbaraka menjelaskan, setelah petani pulang dari Sragen, pemerintah segera membangun salah satu unit pengolahan padi terpadu, sebagai langkah awal. Sehingga tahun depan, dapat diketahui secara pasti dan jelas kualitas beras Merauke.

Selain itu, telah ada niat sungguh-sugguh dari seorang investor untuk investasi processing unit pegolahan padi atau pabrik beras di Merauke. Jadi banyak manfaat dari kunjungan yang dilakukan di Sragen.

Ditambahkan, Menteri Perhubungan RI telah menyatakan akan membantu pemasaran beras Merauke yang didukung armada angkatan laut. “Pak Menhub sangat all-out memberi dukungan,” ungkapnya.

“Saya atas nama masyarakat Merauke  menyampaikan terimakasih banyak kepada Bapak Menteri Perhubungan RI bersama para Dirjen maupun seluruh aparaturnya di departemen yang telah memberikan dukungan selama kegiatan di Sragen,” katanya.

Kegiatan dimaksud, juga dilaporkan secara langsung oleh Menhub ke Presiden RI, Joko Widodo.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *