Tepuk Tangan dan Sorak Sorai Menggema! 117 Siswa-Siswi SD YPPK St. Agustinus Bampel Merauke Dinyatakan Lulus

Laporan Utama131 views

Merauke, Suryapapua.com– Tepuk tangan dan sorak sorai menggema di aula Rose Permai sebagai ungkapan kebahagiaan-kebanggaan saat Kepala Sekolah SD Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) St. Agustinus Bambu Pemali, Sr. Monica Simarmata, KSFL mengumumkan secara resmi 117 anak didik yang telah mengikuti ujian akhir beberapa waktu lalu,  semua dinyatakan lulus atau 100 persen.

Dari pantauan suryapapua.com Selasa (02/06/2026), ungkapan kebahagiaan tersebut, selain dialami—dirasakan secara langsung oleh anak didik, juga orangtua.

Tentunya ada rasa haru-pula  bagi orangtua, karena anak-anaknya boleh berhasil dengan baik di tangan  kepala sekolah maupun para guru selama enam tahun.

Kepala Sekolah SD YPPK  St. Agustinus Bambu Pemali, Sr. Monica Simarmata, KSFL dalam sambutannya mengingatkan kepada 117 anak yang telah dinyatakna lulus agar tidak melawan orangtua.

Lalu, lanjut Suster Simarmata, harus rajin sekolah, tak boleh pemalas saat melanjutkan pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Jika ingin menjadi ‘manusia’ kelak, hanya satu jalan yakni dengan sekokah.

“Ya, kalau orang  mau sukses dan ingin menjadi pejabat atau menggeluti  pekerjaan lain dengan baik, kuncinya adalah menyenyam pendidikan setinggi mungkin,” pintanya.

Kepala Sekolah SD yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) St. Agustinus Bambu Pemali, Sr. Monica Simarmata, KSFL – Surya Papua/Frans Kobun
Kepala Sekolah SD yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) St. Agustinus Bambu Pemali, Sr. Monica Simarmata, KSFL – Surya Papua/Frans Kobun

Orangtua, menurutnya, agar terus memotivasi, mendampingi serta mendorong anak untuk sekolah, entah di swasta maupun negeri—sama saja, tetapi paling utama adalah belajar.

“Ya, kalau ingin menjadi pintar, maka harus rajin sekolah—tidak boleh malas-malasan,” pintanya lagi.

Dalam kesempatan dimaksud, Suster Simarmata menyampaikan terimakasih kepada orangtua yang telah mempercayakan anaknya untuk mengenyam pendidikan selama 6 tahun di SD YPPK St. Agustinus Bambu Pemali.

Waktu enam tahun itu panjang. Kalau di SMP tiga tahun, begitu pula di jenjang SMA.

“Ya, selama di bangku SD, kalian sudah bisa menulis, membaca serta berhitung baik. Modal ilmu yang didapatkan itu agar dibawa ke jenjang pendidikan berikut,” ujarnya.

“Sekali lagi saya ingatkan agar terus belajar, buku jangan ditidurkan, tetapi dibuka dan dipelajari tiap hari,” katanya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *