oleh

Musim Gadu, Petani di Kampung Sumber Mulya Buka Lahan Sawah 1.200 Hektar

Merauke, Suryapapua.com– Para petani di Kampung Sumber Mulya, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke sedang disibukan dengan aktivitas turun ke sawah setiap hari, karena telah memasuki musim gadu atau tanam kedua.

Saat ini, padi  sudah ditanam dengan usia berkisar antara satu sampai dua bulan. Hanya saja, petani masih dibayangi kegelisahan, lantaran pupuk subsidi tak kunjung datang.

Untuk mengharapkan pupuk non subsidi, tentu tak bisa dijangkau pembelian oleh petani, mengingat harga ‘mencekik leher’ di kisaran Rp 12.750/kg.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kampung Sumber Mulya, Arif Wijaya kepada Surya Papua, kemarin menjelaskan, dalam musim gadu ini, petani membuka lahan sawah kurang lebih 1.200 hektar. Jika dibandingkan musim rendengan, tak selisih banyak.

“Memang petani  mengetahui kendala yang dihadapi sekarang yakni pupuk maupun ketersediaan air, namun mereka tetap yakin dan optimis pemerintah akan memberikan perhatian,” ujarnya.

Diakui pada musim rendengan lalu, banyak petani merugi, akibat serangan hama. Itu faktor alam dan tak bisa dihindari. Jadi harapannya agar di musim gadu, hasilnya lebih baik sekaligus dapat menutupi kerugian lalu.

Ditanya berapa luasan lahan dibuka setiap kepala keluarga, Arif mengaku antara 4-5 hektar. Secara umum lahan milik petani, namun ada beberapa masih sewa.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *