oleh

Dua Point Penting Dibicarakan Bupati Merauke Dengan Menko Perekonomian RI

Merauke, Suryapapua.com– Bupati Merauke, Romanus bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto di ruang kerjanya tadi siang, sekaligus membahas sejumlah hal penting.

Ketika dihubungi Surya Papua dari Merauke ke Jakarta melalui telpon selulernya, Rabu (6/7), Bupati Merauke, Romanus Mbaraka membenarkannya.

“Kami bicara dengan Pak Menko Perekonomian berkaitan dengan persiapan agar roda pemerintahan Provinsi Papua Selatan harus segera berjalan,” ungkap Bupati Mbaraka.

Selain itu, jelas Bupati Mbaraka,  diskusi dan pembahasan tentang Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 yang akan berlangsung di Bali November 2022 mendatang.

“Kenapa saya bahas dengan Pak Menko, karena Kabupaten Merauke menjadi salah satu locus yang dijadikan kunjungan  oleh para CEO dari peserta G-20,” katanya.

Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto sedang diskusi bersama Bupati Merauke- Surya Papua/IST
Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto sedang diskusi bersama Bupati Merauke- Surya Papua/IST

Kunjungan yang dilakukan nanti, tidak lain melihat kira- kira apa yang bisa diinvestasikan di Selatan Papua, khususnya dalam bidang perikanan dan bidang ekonomi ikutan lain.

“Jadi saya memohon dukungan Pak Menko  agar kepesertaan G-20 yang nota bene adalah semua pengusaha dunia kalau ada  berminat ke Merauke, diberitahukan secara eksisting selain melalui data pustaka,” ujarnya.

Setelah eksisting, jelas Bupati Mbaraka,  tentunya mereka akan mengunjungi Merauke serta tiga kabupaten lain di Selatan Papua  sekaligus melihat dari dekat potensi yang ada.

Untuk diketahui, peserta G-20 terdiri dari  Afrika Selatan, Amerika Selatan, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia,, Perancis, Tiongkok, Turki dan Uni Eropa.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *