Merauke, Suryapapua.com– Dengan kesungguhan hati mendalam, Yuliana yang sebelumnya dari Protestan, resmi memilih sekaligus bergabung di Gereja Katolik.
Sikap kesungguhan itu disampaikan di depan altar disaksikan dua saksi yang mendampingi, Pastor Simon Petrus Matruty serta ratusan umat dalam perayaan misa di Gereja Katolik Santa Theresia Buti Minggu (12/04/2026).
“Tanpa unsur pemaksaan, ini keputusan pribadi saya bergabung di Gereja Katolik—setelah sebelumnya di Protestan,” ungkapnya.
Usai menyatakan demikian, Pastor Matruty mengajukan beberapa pertanyaan kepad Yuliana untuk dijawab.
“Apakah saudari dengan hati jujur menerima Gereja Katolik—lalu dijawab.. ya.. saya menerima,” ujarnya.
“Lalu ditanyakan lagi, apakah saudari bersedia dengan tekun setia mengikuti Kristus Putra Allah yang menjadi manusia untuk kita? Ya saya bersedia,” katanya.
Selanjutnya apakah saudara berniat melaksanakan seluruh perintah Tuhan terutama kasih kepada Allah dan sesama manusia? Yuliana menjawab bersedia.
Pastor Matruty kembali menanyakan apakah saudara berjanji dan bersedia hidup sebagai orang Katolik—sejati serta mengaku kepada Tuhan juga setia dalam Gereja Katolik?, “Ya saya bersedia.
Sejumlah pertanyaan Pastor Matruty dijawab baik dan lancar oleh Yuliana.
Dengan demikian, bersangkutan resmi bergabung menjadi umat Katolik di Paroki Santa Theresia Buti.
Usai mengungkapkan kesetiaan, Pastor Matruty turun dari altar sekaligus berjabatan tangan dengan Yuliana serta dua saksi yang mendampingi.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun










