oleh

100 Ton Minyak Goreng Disiapkan, Pasar Murah Segera Digelar

-Ragam-343 views

Merauke, Suryapapua.com– PT Agriprima Cipta Persada (ACP) dan PT Agrinusa Persada Mulia (APM) bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Merauke untuk melaksanakan kegiatan pasar murah di sebelas kelurahan dalam wilayah Distrik Merauke, juga di Muting serta Elikobel.

Manager Sosial, Security dan Lisennsi (SSL), Chaidir Noor saat dihubungi Surya Papua melalui telpon selulernya Jumat (11/3) menjelaskan, untuk pasar murah penjualan minyak goreng mulai berlangsung Senin 14 Maret 2022 di Kelurahan Mandala.

Sementara di Kelurahan Maro 15 Maret, Kelurahan Karang indah 16 Maret, Kelurahan Seringgu Jaya 17 Maret, Kelurahan Bambu Pemali 18 Maret, Kelurahan Kelapa Lima 19 Maret, Kelurahan Rimba Jaya 21  Maret, Kelurahan Samkai 22 Maret Kelurahan Muli 23 Maret, Kelurahan Kamahe Doga 24 Maret dan Kelurahan Kamundu 25 Maret.

Khusus di Muting dan Elikobel, jelas Noor, pasar murah mulai dilaksanakan besok di dalam area perkebunan kelapa sawit.

“Kita menyiapkan 100 ton minyak gorong dalam kegiatan pasar murah itu, kerjasama dengan dinas terkait,” ujarnya.

Untuk harga penjualan minyak goreng, menurutnya, perliter Rp13.500 jika dibandingkan di tingkat pasar Rp 21.000/liter. “Apa yang dilakukan, semata-mata membantu masyarakat, mengingat selain langkanya minyak goreng di pasaran juga harga yang mahal,” katanya.

Dikatakan, pemerintah pusat mendorong pihak perusahan sebagai produsen minyak goreng  agar ikut membantu. “Grup kami ada pabrik minyak goreng di Bekasi. Sehingga kami diminta membantu pemerintah dalam rangka stabilisasi harga di bawah,” ungkapnya.

Khusus di Kabupaten Merauke, telah ada koordinasi serta kerjasama dengan Disperindagkop, sehingga tinggal dilakukan atau digelar pasar murah.

Ditanya berapa kuota atau batasan yang dibeli masyarakat, Noor mengaku, satu kepala keluarga 5 liter. “Kami juga akan menjual ke pedagang gorengan serta warung-warung dengan kuota lebih banyak yakni 25 liter.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *