Tim Ekspedisi Patriot UGM Gelar Pameran Kembara di Mandekman, Mila Yuliani: Sangat Bermanfaat

Ragam139 views

Merauke, suryapapua.com– Tim Ekspedisi Patriot Universitas Gadjah Mada (TEP UGM) PS014  melaksanakan pameran kembara di Balai Kampung Mandekman, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Kegiatan dimaksud sebagai wadah memperkenalkan inovasi produk usaha mikro, kecil  dan menengah (UMKM) yang dikembangkan kelembagaan masyarakat melalui rangkaian pelatihan dan pendampingan program kelembagaan masyarakat berdaya (Kembara).

Pameran menghadirkan berbagai kelembagaan di kampung tersebut sebagai upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal di kawasan transmigrasi Muting.

Dari rilis yang didapatkan suryapapua.com Selasa (03/11/2026), Wakil Ketua sekaligus Koordinator Lapangan TEP UGM PS014, M Yusril Mirza  menjelaskan, kelembagaan masyarakat memiliki potensi menjadi penggerak kemajuan ekonomi.

Potensi  itu perlu didukung melalui fasilitasi dan pendampingan agar dapat berkembang menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selama ini kita melihat kelembagaan-kelembagaan masyarakat di sini, cenderung berjalan secara konvensional atau bahkan dianggap kurang aktif dalam memberikan kontribusi pembangunan transmigrasi, terutama pada sektor ekonomi,” katanya.

Melalui pameran—apabila apabila difasilitasi dan didampingi dengan baik, maka dapat menjadi ujung tombak dalam pembangunan ekonomi transmigrasi.

Pandangan tersebut menjadi dasar pelaksanaan program Kembara yang menempatkan kelembagaan masyarakat sebagai pelaku pemberdayaan.

Rangkaian program Kembara mencakup pelatihan dan pendampingan inisiasi produk kewirausahaan berbasis potensi lokal.

Pendampingan diarahkan meningkatkan keaktifan kelembagaan sekaligus membantu peserta mengembangkan gagasan yang dapat diwujudkan menjadi produk usaha.

Kegiatan pameran menjadi salah satu bagian akhir dari rangkaian  dengan menghadirkan hasil inovasi kelembagaan kepada publik.

Dengan demikian, produk yang ditampilkan menjadi bagian dari proses belajar masyarakat dalam mengembangkan usaha melalui lembaga masing-masing.

Pameran Kembara juga membuka ruang bagi penguatan hubungan antara masyarakat, pemerintah setempat dan perguruan tinggi.

Perwakilan pemerintah Distrik Ulilin, Suyanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran TEP UGM.

Baginya, kegiatan pemberdayaan dapat mendukung kebutuhan masyarakat dan pemerintah distrik dalam mengembangkan kawasan transmigrasi terutama dari sisi ekonomi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kampung Mandekman, Sarkam menginginkan produk-produk kelembagaan masyarakat dapat dipasarkan dengan jangkauan lebih luas sehingga manfaatnya dapat dirasakan warga.

Mila Yuliani, perwakilan Pondok Pesantren Al Munawwaroh Mandekman mrnyampaikan program Kembara membuka peluang bagi kelembagaan masyarakat transmigrasi untuk semakin berdaya dan mandiri.

Kehadiran pendamping dinilai membantu peserta yang ingin mulai merintis usaha, terutama dalam menemukan gagasan produk.

“Bagi yang sedang ingin merintis usaha, keberadaan program Kembara dan rekan-rekan Tim Ekspedisi Patriot tentu sangat bermanfaat dalam membantu menemukan inovasi produk yang ingin kami jalankan,” ungkap Mila.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *