oleh

Pekarangan di Lapas Merauke ‘Disulap’ Jadi Kebun

Merauke, Suryapapua.com – Para penghuni blok wanita Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke mengubah pekarangan menjadi ladang sayur dan apotik hidup. Hampir semua pekarangan di dalam area blok itu, di bentuk menjadi bedengan yang kemudian di tanami sayuran seperti. Kangkung, terong, pepaya, ubi kayu, cabai dan tomat.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Merauke, Lukas L. Frans kepada Surya Papua Jumat (10/12) menyebut, agar pekarangan tersebut tidak menjadi lahan tidur, para warga binaan dapat menyibukkan diri dengan bercocok tanam. Sehingga tak mengalami stress selama menjalani masa hukuman.

“Selama berada dalam tahanan, kurang banyak aktifitas, karena minimnya sarana pelatihan. Sehingga bisa menimbulkan tingkat kejenuhan tinggi,” ujarnya.

Dijelaskan, lahan yang dimiliki, cukup subur dan berbagai jenis sayuran mudah tumbuh. Selain itu, pekarangan luas sehingga hasil dari kebun, tentunya bisa mencukupi kebutuhan warga binaan.

“Kalau dikelola dengan baik, hasilnya pasti bisa memberikan banyak manfaat bagi mereka sendiri,” katanya

Pekarangan yang dijadikan Kebun oleh warga binaan- Surya Papua/Bobby Kurniawan
Pekarangan yang dijadikan Kebun oleh warga binaan- Surya Papua/Bobby Kurniawan

Berkebun, bagi Frans, adalah salah satu alternatif kegiatan tambahan, mengingat untuk pelatihan keterampilan seperti menjahit dan memasak, sampai kini belum terdapat sarana prasara penunjang.

“Kita sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke agar para warga binaan khususnya yang wanitai, bisa mendapatkan keterampilan lain yang bermanfaat,” pintannya.

Salah satu warga binaan wanita, Sandi mengaku, kegiatan ini sebenarnya sudah lama berlangsung hanya saja tidak berkelanjutan.

“Teman-teman cukup aktif mengolah pekarangan sejak mendapat dukungan penuh dari Kalapas baru. Jadi kami menanam sayuran yang masa panennya cukup singkat,” katanya.

Penulis : Bobby Kurniawan
Editor : Frans Kobun

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *