Tifa Ditoki di DPRD Merauke, Pastor Pius Manu: ‘Tanah Kami di Pulau Kimaam Akan Terus Dipertahankan’

Laporan Utama312 views

Merauke, Suryapapua.com– Sekretaris Jendral Lembaga Masyarakat Adat Suku Kimaima (Lemaskim), Aloysius Kada bersama Pastor Pius Manu melangkah pelan—pasti menuju ke depan.

Ratusan orang termasuk pimpinan DPRD Merauke serta anggota juga Sekretaris Daerah (Sekda) Yeremias Paulus Ndiken memfokuskan perhatian kepada mereka.

Sambil membawa tifa, kedua tokoh tersebut mengambil posisi bagian depan agar bisa dilihat semua orang.

Beberapa menit kemudian, Sekretaris Jendral Lembaga Masyarakat Adat Suku Kimaima (Lemaskim), Aloysius Kada membunyikan tifa hingga menggelegar dalam ruangan tersebut.

Pastor Pius Manu dalam kesempatan itu Selasa (12/05/2026) mengungkapkan,” Orangtua kami keluar dari Kondo ke Pulau Kimaam—dimana setiap kelompok membawa tifa. Ketika bertemu musuh, sekaligus memberi tanda dengan memukul tifa.”

“Begitu juga musuh datang menyerang, harus toki tifa. Bahkan orang meninggal dihantar  ke kuburan dengan toki tifa,“ ujarnya.

Lalu, kuburan di Kimaam, demikian Pastor Pius, kepala selalu mengarah ke Kondo. “Itu mengartikan kami berasal dari sana,” jelasnya.

Juga ketika jenazah sebelum masuk  ke liang lahat, dihantar dengan toki tifa.

“Selain itu, tanah- tanah kami di Pulau Kimaam, dipertahankan antar kampung dan marga, diawali dengan toki tifa,” katanya.

“Jadi saya ingin menunjukkan kepada kita  semua bahwa kami akan mempertahankan tanah kami sampai kapanpun,” tegasnya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *