Ratusan Anak Bevak Pintar Bisa Baca-Tulis dan Berdoa, Yoseph Yolmen Beri Apresiasi ke Bruder Yohanes Kedang

Laporan Utama113 views

Merauke, Suryapapua.com-Yoseph Yanawo Yolmen, Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Provinsi Papua Selatan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pendiri Bevak Pintar, Bruder Yohanes Kedang, MTB bersama para pendamping yang telah memberikan perhatian tulus-serius kepada ratusan anak—umunnya orang asli Papua (OAP).

Perhatian tulus serta serius itu ditunjukkan dengan bimbingan serta pendampingan secara kontinyu terhadap anak-anak Papua hingga bisa menulis, membaca, menyanyi serta berdoa dengan baik.

Hal itu disampaikan Yolmen saat memberikan sambutan pada Paskah Bersama Bevak Pintar di GOR Hiad Sai Sabtu (18/04/2026).

Dalam kesempatan itu, Yolmen mengungkapkan, doa merupakan kekuatan dalam kehidupan setiap orang.

Olehnya, orangtua  bersama anak-anak terus berdoa dalam keluarga serta diajarkan membaca Kitab Suci.

“Ya, pemahaman tentang Kitab Suci perlu  dimulai dari keluarga karena merupakan basis utama,” ujarnya.

Dalam hidup, lanjut Yolmen, terdapat tiga piliar yang harus ditanamkan yakni pertama iman. Iman tanpa perbuatan adalah sia-sia.

Kedua, karakter building- medidik anak-anak  dengan penuh tanggungjawab,  kejujuran serta disiplin yang ditanamkan sedini mungkin. Ketiga kecerdasan—intelektual serta akhlak menjadi utama.

Lebih lanjut Yolmen berbicara tentang perlunya kolaborasi antara Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo bersama empat bupati (Merauke, Boven Digoel, Mappi serta Asmat) untuk bagaimana mengatur secara baik pengelolaan dana otonomi khusus (Otsus).

Khusus dalam bidang pendidikan, dana Otsus diberikan sangat besar antara 30-40  persen. Sedangkan bidang  kesehatan 20-27 persen serta sejumlah instansi terkait lain.

“Saya berharap agar dalam pembahasan Musrenbang, dana otsus tidak dibagi-bagi  ke dinas yang tak bersinggungan langsung dengan orang asli Papua,” pintanya.

Yolmen berjanji, tak ada lagi penyelewengan anggaran dana Otsus di Papua Selatan.

Kepada para kepala dinas di setiap OPD, agar bertanggungjawab  memfasilitasi agar dana otsus digunakan secara baik. Jangan dana Otsus masuk ke kantong pribadi.

“Memang dana Otsus sangat besar. Jadi perlu kolaborasi antara provinsi dengan kabupaten. Ingat, jangan salahgunakan anggaran.  Tanah Papua adalah tanah  diberkati Tuhan. Barang siapa percaya, akan ada tanda heran satu ke tanda heran yang lain,” katanya mengingatkan.

OAP, demikian Yolmen, diberikan jabatan mulai dari gubernur, bupati serta jabatan strategis lain, sehingga wajib memberikan perhatian secara khusus kepada anak-anak.

“Dulu kita bilang OAP tak diberikan kesempatan, sekarang telah diberikan ruang, maka wajib hukumnya memperhatikan generasi Papua Sekarang,” pintanya.

Yolmen kembali membeberkan, BP3OKP juga memberikan perhatian kepada para guru dengan memperjuangkan insentif di di tingkat pusat, sehingga terbitlah Permendagri Nomor 6 Tahun 2025.

“Jadi itu perjuangan BP3OKP, termasuk kesejahteraan para dokter spesialis maupun tenaga kesehatan lain,” jelasnya.

“Dalam pertemuan dengan Menteri Kesehatan RI beberapa waktu lalu, saya sampaikan agar diberikan perhatian khusus di Papua Selatan terutama dana otsus dan tahun ini direalisasikan,” tandasnya.

Lalu, lanjutnya,  akan didirikan prodi kedokteran di Unmus serta  dibangun RS Internasional oleh Kemenkes di Papua Selatan.

Diakhir sambutannya, Yolmen berjanji akan memberikan perhatian secara khusus untuk Bevak Pintar.

“Proposal yang diserahkan Bruder Johny, sudah kami teruskan kepada Wapres RI  serta kementerian terakit. Nanti akan terus kami kawal dengan mengkomunikasikan kembali,” ujarnya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *