Merauke, Suryapapua.com-Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengungkapkan, dengan telah diresmikan bangunan Gereja Katolik Santa Maria Fatima Kelapa Lima, tak terlepas dari gagasan banyak orang mulai dari para pendahulu, Romanus Mbaraka bersama DPRD saat itu serta tokoh umat yang menginisiasi semuanya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bladib Gebze dalam sambutannya Senin (06/04/2026) usai peresmian serta pemberkatan Gereja Santa Maria Fatima Kelapa Lima.
Menurutnya, sesuatu yang diutarakan dan berujud lima itu penuh makna.
“Jika negara kita Pancasila, panca tugas gereja dan saat ini juga kita berada di Paroki Santa Maria Fatima Kelapa Lima, jadi lima-limanya digenapi,” ujarnya.
Dengan demikian, telah ada salah satu panca gereja yakni pengajaran.
Tempat atau wilayah Kelapa Lima menjadi pusat pengajaran, karena UskupMandagi membangun juga seminari ditempat ini.
“Semua karena bukti bahwa rahmat serta kasih Tuhan selalu mengalir bagi kita di Kabupaten Merauke,” katanya.
“Terimakasih secara khusus kepada Bapak Romanus Mbaraka serta DPRD periode lalu yang telah mengambil keputusan penting untuk bangun Gereja Santa Maria Fatima Kelapa Lima,” tandasnya.
Rajin ke Gereja
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu menyampaikan terimakasih kepada Tuhan karena bangunan gereja diresmikan yang memiliki sejarah panjang.
“Saya berharap gereja bukan padat hari ini saja, tetapi pada hari-hari Minggu selanjutnya juga padat umatnya karena bangunan dibangun bagus serta mewah,” ujarnya.
Selain itu, menjadi salah satu ikon yang dibangun dengan pemikiran brilian yang konsepnya dari Eropa.
“Saya tidak banyak bicara tetapi karena panitia sudah tagih kami buat pagar, jadi secepatnya akan disampaikan ke Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo,” ungkapnya.
“Memang Pemprov Papua Selatan belum sumbang apa-apa, sehingga kami akan sampaikan ke pak gubernur sejumlah item dari panitia tersebut untuk bisa dianggarkan dananya sekaligus dapat dikerjakan,” ujarnya.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun








