Dari Halal bi Halal Korpri, TNI/Polri dan Masyarakat, Seribuan Orang Padati Area Tugu LB Moerdani

Pemerintahan83 views

Merauke, Suryapapua.com– Pemerintah Kabupaten Merauke menggelar halal bi halal yang dihadiri Korpri (ASN), TNI/Polri dan juga masyarakat dari beberapa distrik seperti Semangga, Tanah Miring, Kurik, Jagebob serta beberapa distrik lain. Jumlah yang hadir diperkirakan mencapai 1.000-an orang.

Halal bi halal tersebut, dihadiri  Bupati-Wakil Bupati Merauke, Romanus Mbaraka-H.Riduwan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Benjamin Latumahina, Danrem 174/ATW, Danlantamal XI serta Muspida lainnya.

Ketua Panitia Halal bi Halal, Hasan Matdoan dalam laporannya Selasa (2/5) menjelaskan,  Tugu LB Moerdani dipilih sebagai lokasi atau tempat untuk halal bi halal, karena sangat mudah diakses oleh masyarakat dari sejumlah distrik.

Ketua panitia kegiatan, Hasan Matdoan – Surya Papua/Frans Kobun
Ketua panitia kegiatan, Hasan Matdoan – Surya Papua/Frans Kobun

Selain itu,  lanjut Hasan, secara tidak langsung mempromosikan Tugu LB Moerdani sebagai salah satu destinasi wisata.

Dengan halal bi halal yang dilakukan, menurutnya,  agar dapat merawat kebersamaan serta keharmonisan antar warga.

Dalam kegiatan halal bi halal itu, sekalian diskusi pembangunan. Jadi masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya menyampaikan dan atau menanyakan apa saja yang dialami serta dirasakan selama ini.

Lebih lanjut Hasan menjelaskan, selama bulan Suci Ramadhan 1444 H, Pemerintah Kabupaten Merauke melalui tim safari ramadhan, telah melaksanakan berbagai kegiatan di sejumlah distrik maupun kelurahan melalui ceramah agama, penyuluhan pembangunan dan lain-lain.

Sementara Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengungkapkan, dengan halal bi halal menjadi satu kesatuan orang Indonesia di Merauke. Karena daerah ini adalah serambi teras nusantara.

“Kalau kita bersatu disini, kita akan kirim persaudaraan ke seluruh Indonesia, agar orang datang dan belajar  di Merauke tentang hidup bersaudara satu sama lain di bumi Anim Ha,” ungkapnya.

“Terimakasih untuk semua orang yang telah menjaga persaudaraan serta perdamaian di negeri ini,” katanya.

Sebagai kepala daerah, demikian Bupati Mbaraka, ia menyapa agar semua orang dapat menjaga persatuan serta kesatuan. “Merauke ini dengan kita bersatu, kita akan kuat, apapun persoalan pembangunan disini,” tegasnya.

“Dalam nama Tuhan kita harus saling memaafkan. Puji Tuhan, kita akan semakin menjadi satu saudara,” katanya lagi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mbaraka mengkritisi pejabat Merauke yang sibuk dengan urusan yang mungkin tak terlalu penting, sehingga tak menghadiri kegiatan keagamaan seperti begini.

“Sekali lagi saya ajak, mari kita perkuat persatuan dan kesatuan. Melalui silaturahmi yang dilakukan, kita saling melihat dan memaafkan satu sama lain,” jelasnya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *