TSE Group Dukung Pelestarian Hutan Adat di Boven Digoel

Ragam163 views

Boven Digoel, suryapapua.com– PT Tunas Sawa Erma (TSE) A, unit usaha dari Tunas Sawa Erma (TSE) Group– sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit, menunjukkan komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan dengan mendukung upaya melindungi hutan adat di sekitar area perusahaan.

Dukungan ini diwujudkan melalui pemasangan papan himbauan larangan perburuan liar di hutan adat yang berada wilayah Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Langkah ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya perburuan liar yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Sebagai salah satu pemilik hak ulayat, Marga Irowop Kawab berinisiatif melindungi kekayaan alam dan warisan leluhur melalui upaya pelestarian lingkungan.

Inisiatif ini kemudian mendapat dukungan penuh dari TSE Group yang turut membantu pemasangan papan himbauan di sejumlah titik yang rawan.

Dukungan TSE Group terhadap upaya pelestarian ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam penerapan tata kelola sawit berkelanjutan.

Berdasarkan Piagam Environmental, Social and Governance (ESG) TSE Group, perusahaan secara tegas melarang perburuan spesies endemik, terutama Kura-Kura Moncong Babi dan Burung Cendrawasih yang menjadi bagian dari upaya perlindungan dan konservasi.

Selain itu, TSE Group juga berkomitmen untuk terus menjaga kawasan bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value/HCV) dan menyusun program konservasi berkelanjutan melalui inisiatif Papua Conservation yang mendukung perlindungan ekosistem.

Perusahaan yang telah berdedikasi lama terhadap konservasi alam di Indonesia ini juga memastikan seluruh aktivitas operasional dijalankan dengan integritas tinggi untuk melindungi dan meningkatkan kondisi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat sekitar.

Edy Kawab, salah satu perwakilan Marga Irowop Kawab menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada pihak perusahaan atas dukungan yang telah diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak perusahaan yang telah mendukung upaya kami dalam melindungi hutan adat dan warisan leluhur,” ujar Edy Kawab saat ditemui Rabu (15/072026).

Beberapa area hutan di Papua dianggap memiliki nilai spiritual oleh masyarakat setempat dan disebut sebagai hutan keramat.

Keyakinan ini telah diwariskan secara turun-temurun, di mana masyarakat meyakini bahwa roh-roh leluhur mereka mendiami kawasan tersebut.

Namun, ancaman terhadap kelestarian kawasan konservasi ini terus meningkat. Berdasarkan laporan, wilayah Papua menghadapi tekanan serius akibat maraknya aktivitas ilegal seperti pembalakan liar dan perburuan satwa liar .

“Kerja sama antara TSE Group dan Marga Irowop Kawab dalam pemasangan papan himbauan ini merupakan contoh nyata sinergi antara perusahaan dan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Yohanes Sada Nanlohi, Asisten Manager TSE A.

Kegiatan ini juga, lanjut Yohanes, melibatkan masyarakat setempat– sejalan dengan komitmen TSE Group untuk bekerja sama dengan masyarakat pemilik hak ulayat dalam memastikan pemenuhan komitmen sosial dan lingkungan.

Dukungan terhadap pelestarian lingkungan ini bertujuan  melindungi ekosistem lingkungan yang memiliki nilai konservasi tinggi dalam hutan lindung di Papua .

Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan alam dan budaya dapat terus meningkat demi generasi mendatang.

Penulis : HMS

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *