Romanus Mbaraka Berbagi Kasih di Kampung Kweel, Beras 1 Ton Lebih Untuk Rakyat dan Penyerahan Patung Kanak-Kanak Yesus

Laporan Utama488 views

Merauke, Suryapapua.com– Perhatian tulus  dan ikhlas dilakukan Mantan Bupati Merauke dua periode, Romanus Mbaraka kepada rakyat di kampung menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026 mendatang.

Kali ini, Romanus Mbaraka didampingi keluarganya dengan megggunakan lima kendaraaan  roda empat, melakukan kunjungan di Kampung Kweel, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan Minggu (14/12/2025).

Kunjungan atau  kegiatan cinta kasih tersebut, tidak lain menemui masyarakat di Kampung Kweel sekaligus berbagi kasih.

Kepada suryapapua.com, Romanus Mbaraka mengungkapkan, menjelang Natal 25 Desember 2025 serta Tahun Baru 2026, ada beberapa kegiatan dilakukan, salah satunya berbagi kepada masyarakat di kampung-kampung.

“Jadi, hari ini saya bersama keluarga menyapa masyarakat secara langsung di Kampung Kweel,” katanya.

“Memang ada bantuan atau sumbangan  keluarga terkasih dari Yogyakarta berupa Patung Kanak-Kanak Yesus yang nantinya bisa diletakan umat di Kandang Natal dalam gereja,” jelasnya.

Selain itu, juga bingkisan Kasih Natal berupa beras 5 kilogram untuk tiap Kepala Keluarga.  Kurang lebih 1 ton beras dibawa sekalugus dibagikan kepada masyarakat setempat.

“Puji Tuhan Yesus bisa mencukupi setiap KK  mendapatkan beras yang dibagikan agar dibawa pulang ke rumah masing-masing,” katanya.

Kunjungan yang dilakukan, tegas Romanus Mbaraka, tidak ada kaitan dengan apa-apa.

Patung Kanak-Kanan Yesus yang diserahkan kepada Ketua Dewan Stasi Kampung Kweel – Surya Papua/Frans Kobun
Patung Kanak-Kanan Yesus yang diserahkan kepada Ketua Dewan Stasi Kampung Kweel – Surya Papua/Frans Kobun

“Saya merasa bangga dan puas, karena  apa yang diberikan Tuhan, dapat saya baikan kepada rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, mungkin bantuan yang dibagikan tidak mencukupi. Namun dengan beras ini, mereka bisa duduk dan masak bersama keluarga. Lalu ada ikan, sayur kangkung  sekaligus dimakan secara bersama-sama.

“Saya ajak kepada semua orang agar harus mengandalkan Tuhan dalam perjalanan hidup keluarga. Kita pasti akan  mendapatkan berkat pada waktunya. Tuhan tidak akan beritahu tentang berkat apa diberikan, juga waktu,” tandasnya.

Dia mengaku lahir dan besar di kampung terisolir dan tidak tahu suatu ketika  akan ada berkat banyak berlimpah didapatkan atau diterima.

“Ya, saya pernah jadi Bupati Merauke dua perioode, juga Kepala Bappeda dan Kepala Dispenda serta memiliki aset cukup untuk biaya hidup sampai akhir hidup,” katanya.

Masyarakat Kweel yang hadir dalam pertemuan bersama Romanus Mbaraka tadi siang- Surya Papua/Frans Kobun
Masyarakat Kweel yang hadir dalam pertemuan bersama Romanus Mbaraka tadi siang- Surya Papua/Frans Kobun

Romanus berjanji akan siap menjadi pelayan bagi semua rakyat, sekaligus membagi cinta kasih kepada siapa saja.

Ditambahkan, selain Kampung Kweel, ada satu kampung akan dikunjungi dalam  satu-dua hari kedepan guna berbagi dengan masyarakat.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *