Jakarta— Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI ) Periode 2024-2026 bersama kampus kopi resmi melaunching produk Kopi Mace Papua.
Produk yang diluncurkan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) itu, menjadi bagian dari pengembangan program kewirausahaan—melibatkan kader muda PMKRI berbagai daerah di Indonesia.
Dari rilis yang diterima suryapapua.com Senin (11/05/2026), Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2024-2026, Susana Florika Marianti Kandaimu menjelaskan, peluncuran produk kopi dimaksud, ditindaklanjuti bidang kebendaharaan— pengurus pusat PMKRI melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pelatihan kewirausahaan, monitoring usaha hingga penyusunan business plan bagi kader PMKRI di seluruh Indonesia.
Produk Kopi Mace Papua sendiri merupakan hasil olahan kopi dari para pemuda di wilayah Wamena yang diproses menjadi bubuk kopi siap edar.
Produk ini direncanakan akan dipasarkan secara lebih luas melalui kerja sama dengan sejumlah keuskupan di Indonesia.
Salah satu wilayah yang menjadi fokus pengembangan adalah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui kolaborasi dengan keuskupan di wilayah Flores, program ini nantinya akan melibatkan masyarakat di daerah Manggarai dan Flores dalam pelatihan kewirausahaan bagi kader muda, sekaligus mendukung para petani kopi lokal.
Lebih lanjut Susana mengungkapkan, kolaborasi bersama kampus kopi diharapkan mampu membuka ruang dan peluang bagi lahirnya generasi entrepreneur muda dalam menghadapi bonus demografi Indonesia.
Setiap daerah di Indonesia memiliki potensi lokal sangat besar dan perlu dikembangkan oleh generasi muda.
“Jadi, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, gereja, pemuda dan sektor swasta guna menciptakan wirausahawan muda berbasis potensi lokal di daerah masing-masing,” ungkap perempuan cerdas kelahiran Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan itu.
Indonesia, lanjut Susana, memiliki kekayaan potensi lokal luar biasa. Anak muda harus hadir menjadi pelaku utama dalam mengembangkan potensi tersebut agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi di daerah.
Melalui program ini, PMKRI berharap gerakan kewirausahaan berbasis potensi lokal dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kapasitas ekonomi anak muda, sekaligus mendukung kesejahteraan para petani kopi di berbagai wilayah Indonesia.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun








