Pesta Rakyat Dilaksanakan, Terobosan dan Gebrakan Lurah Muli di HUT ke-81 RI

Laporan Utama187 views

Merauke, suryapapua.com– Antusias dan semangat masyarakat di Kelurahan Muli, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan di moment HUT ke-81 Kemerdekaan RI sangat tinggi.

Selain upacara yang dilangsungkan tadi pagi di halaman kantor, salah satu moment yang menjadi ‘magnet’ bagi masyarakat setempat adalah kegiatan pesta rakyat.

Kegiatan dimaksud menyedot perhatian, karena berbagai  perlombaan dilaksanakan dan atau dijalankan.

Inilah suatu terobosan—gebrakan Lurah Muli, Aloysia Gregoria Aryagriya, S.STP, setelah kurang lebih satu tahun ‘menahkodai’ kelurahan setempat.

Saat ditemui suryapapua.com diruang kerjanya Senin (17/08/2026), Aloysia menjelaskan, sehubungan dengan HUT ke-81 RI, pihaknya melaksanakan pesta rakyat.

“Kegiatan pesta rakyat adalah ide murni dari para Ketua RT serta Ketua RW di Kelurahan Muli. Setelah disepakati, dibentuklah kepanitiaan melibatkan RT, kader posyandu serta sejumlah pihak lain,” ungkapnya.

Dalam pesta rakyat, menurutnya, terdapat dua perlombaan dilaksanakan yakni kategori dewasa dan anak-anak.

Untuk dewasa ada perlombaan joget balon, tarik tambang serta panjat pinang.

Sedangkan anak anak adalah  perlombaan makan kerupuk, lari kelereng, lari karung, joget balon dan lain-lain.

“Saya melihat keterlibatan serta antusias masyarakat sangat tinggi. Itu terlihat dari jumlah warga datang, termasuk peserta lomba yang jumlahnya melebihi batasan,” ujarnya.

Diakui kalau persiapan panitia tidak terlalu lama untuk pelaksanaan pesta rakyat hari ini bertepatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, namun sangat meriah serta menyita perhatian berbagai kalangan.

Dengan adanya  pesta rakyat, warga di Kelurahan Muli semakin dipererat tali silaturahmi satu sama lain.

“Tidak ada lagi perbedaan. Kita hidup dalam nuansa kebersamaan serta kekeluargaan,” ungkapnya.

Rupanya dalam pesta rakyat tersebut, UMKM ikut dihadirkan untuk menjual apa saja yang dimiliki.

Tujuannya tidak lain agar dapat meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Menyangkut hadiah bagi  peserta lomba yang juara, Aloysia mengaku  diberikan kebutuhan sehari- hari, sembako, peralatan makan, mandi dan lain-lain.

Aloysia menambahkan, Kelurahan Muli memiliki 19 RT serta 2 RW dengan jumlah kepala keluarga mencapai 3.000.

Ditambahkannya, istilah pesta rakyat memiliki makna mendalam lantaran merupakan kegiatan dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat.

Ketua Panitia Kegiatan, Robert Kaiba menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak, terutama masyarakat yang memberikan dukungan bahkan terlibat langsung hingga terselenggaranya pesta rakyat.

“Saya mengajak  untuk kita semua terlibat sekaligus menyukseskan beberapa mata lomba dimaksud,” pintanya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *