oleh

Nama Baik HKT Harus Dijaga, Fatruan : ‘Saya Akui Masih Ada Segelintir Orang Tanimbar Produksi Sopi’

Merauke, Suryapapua.com– Nama baik Himpunan Keluarga Tanimbar (HKT) di Kabupaten Merauke harus dijaga. Karena orangtua terdahulu datang disini untuk ikut berkontribusi memajukan daerah ini, baik dalam bidang pembangunan, pendidikan, kesehatan dan lain-lain.

“Memang dalam beberapa tahun terakhir, saya selalu mendapatkan informasi kalau segelintir orang Tanimbar, ditangkap dan dibawa aparat kepolisian ke Polres Merauke, lantaran memproduksi dan menjual sopi,” ungkap Ketua HKT Kabupaten Merauke, Theo Fatruan melalui ponselnya Kamis (6/1).

Menurut dia, sesungguhnya  ada pekerjaan lain yang lebih baik  digeluti untuk mendapatkan uang demi menyambung hidup, bukan memproduksi dan menjual sopi. Ini harus dipahami  orang Tanimbar disini. Karena begitu satu atau dua orang melakukan dan ditangkap polisi, nama baik  Tanimbar menjadi rusak.

Dikatakan, setelah dirinya dipercayakan ‘menahkodai’ organisasi ini, pihaknya telah berpikir dan masuk dalam satu program khusus untuk menggandeng pemerintah setempat  serta stakeholder terkait, agar mereka yang masih memroduksi dan menjual sopi, diberikan pekerjaan lain.

“Ya tentunya program atau pekerjaan yang diberikan, lebih kepada usaha untuk bagaimana mereka  mengelola dengan baik, sekaligus mendapatkan uang demi keluarga,” ujarnya.

“Saya bersama pengurus lain akan melakukan pendekatan juga  kepada beberapa orang Tanimbar yang masih produksi sopi itu, sekaligus memberikan nasehat agar menggeluti pekerjaan lain,” ujarnya.

“Bagaimanapun juga, meski hanya satu atau dua orang memproduksi dan menjual sopi, namun begitu ditangkap dan dibawa ke Polres Merauke, justru citra orang Tanimbar secara keseluruhan menjadi rusak,” tegasnya.

“Saya kembali mempertegas bahwa 95 persen orang Tanimbar yang tinggal di Kabupaten Merauke menggeluti berbagai profesi.  Sedangkan penjual sopi, hanya beberapa orang saja,” ungkapnya.

Penulis  : Yulianus Bwariat

Editor    : Frans Kobun

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *