Pelatihan Potensi SAR, Penjabat Gubernur Papua Selatan: Penting Dalam Penanggulangan Bencana

Ragam85 views

Merauke, Suryapapua.com– Penjabat Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo menjelaskan, kecelakaan maupun bencana tak dapat diprediksi. Itu karena kondisi geografis serta medan di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke.

Olehnya perlu diadakan pelatihan potensi SAR yang merupakan salah satu unsur penting dalam proses penanggulangan bencana.

Hal itu disampaikan Penjabat Safanpo dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Sekda Provinsi Papua Selatan  saat membuka pelatihan potensi SAR Medical First Responder Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke di Swiss belhotel Senin (21/8).

Menurutnya, pelatihan ini agar unsur SAR dapat bersinergi  memberikan penyelamatan terhadap korban ketika mengalami kecelakaan.

Lalu, jelas Penjabat Safanpo, saat melakukan operasi SAR, dapat lebih profesional serta terkoordinasi.

Lebih lanjut dikatakan, salah satu dasar diadakannya  kegiatan dimaksud yakni sebagai tanggungjawab Basarnas membina potensi SAR sesuai amanat Undang-Undang Nomor 29 tahun 2014.

Dimana pasal 2 tentang pencarian dan pertolongan menjelaskan, tanggungjawab pembinaan potensi pencarian dan pertolongan dilakukan Basarnas.

Sementara Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Pencarian dan Pertolongan, Anggit Mulyo Satoto dalam sambutannya mengatakan, pelatihan pencarian dan dan pertolongan yang dilaksanakan, merupakan prioritas nasional untuk percepatan pemenuhan SDM bidang SAR yang berkualitas.

Sejak ditetapkan sebagai prioritas nasional 2018, Basarnas memperoleh target capaian 10.000 potensi SAR berkompetensi. Namun upaya pencapaian tersendat akibat dampak covid-19 serta kebijakan pembangunan Ibukota Nusantara (IKN).

Pelatihan dimaksud, menurutnya, untuk mengoptimalkan peran Basarnas dan jajarannya di daerah menyiapkan SDM yang langsung berkontribusi pada pelayanan pemerintah baik pusat maupun daerah kepada masyarakat.

Diharapkan kegiatan ini tak berhenti sampai disini atau menunggu anggaran yang dialokasikan melalui DIPA Basarnas. Namun diharapkan munculnya anggaran pendamping dari pemerintah daerah untuk peluang pengembangan SDM SAR khususnya di Kabupaten Merauke.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *