Pasca Kebakaran Lapas Kelas II B Merauke, Dirjenpas Lakukan Kunjungan

Laporan Utama463 views

Merauke, suryapapua.com– Direktur Jenderal (Dirjenpas) Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Irjen Polisi (Purn) Mashudi melakukan kunjungan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Merauke, pasca kebakaran di lembaga yang dihuni ratusan napi maupun tahanan Jumat 9 Oktober 2026.

Untuk diketahui, terbakarnya bangunan Kantor Lapas  Kelas II B Merauke bermula dari razia pemeriksaan telepon genggam (HP) milik warga binaan  oleh petugas Lapas sejak Kamis malam.

Dari operasi itu, sebagian warga binaan diduga tidak menerima. Sehingga memicu protes, keributan dan perselisihan dengan petugas.

Lalu massa warga binaan menerobos masuk  (lantai dua kantor itu) hingga terjadi aksi pembakaran yang menghanguskan sebagian bangunan.

Sementara dari kebakaran, sejumlah narapidana melarikan diri dan sedang dalam pengejaran oleh aparat keamanan.

Untuk kedatangan Dirjenpas Mashudi tadi pagi Sabtu (10/10/2026), sekaligus memastikan perbaikan Kantor Lapas Kelas II IIB Merauke yang terbakar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu atas nama Gubernur-Wakil Gubernur, Apolo Safanpo-Paskalis Imadawa menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kunjungan Dirjenpas di Lapas Kelas II B Merauke.

Kunjungan dimaksud merupakan suatu kehormatan, sekaligus menjadi kesempatan penting melihat secara langsung kondisi dan berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk keterbatasan infrastruktur serta sarana dan prasarana di Lapas Kelas II B Merauke.

Diharapkan  kedatangan Dirjenpas, dapat membawa harapan baru dan mendorong adanya langkah-langkah nyata meningkatkan kualitas pelayanan serta fasilitas di Lapas Merauke.

“Tujuannya agar saudara-saudara kita yang sedang menjalani pembinaan, dapat memperoleh lingkungan lebih layak, aman dan mendukung proses pembinaan,”ujarnya.

Lebih lanjut Kanakaimu mengungkapkan, kondisi lingkungan dan keterbatasan ruang dapat mempengaruhi kenyamanan.

Olehnya, persoalan-persoalan dimaksud, dapat menjadi perhatian agar ke depan kondisi  Lapas Kelas II B Merauke lebih baik.

Juga dengan kunjungan diharapkan menjadi langkah positif bagi kemajuan pelayanan pemasyarakatan di Provinsi Papua Selatan.

“Mari kita terus membangun semangat kebersamaan, saling mendukung dan memberikan kesempatan kepada setiap orang  memperbaiki diri demi masa depan lebih baik,” pintanya.

Dia mengapresiasi dan memotivasi warga binaan yang berada di Lapas Kelas II Merauke agar terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki.

Jadikanlah  bakat sebagai modal untuk berkarya dan memberikan kontribusi positif ketika kelak kembali ke tengah masyarakat.

“Masa lalu hendaknya menjadi pelajaran, bukan menjadi penghalang  melangkah menuju masa depan,” katanya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *