Merauke, Suryapapua.com– Hasil kerja ‘berbuah manis.’ Itulah yang ditunjukkan TNI dengan bergerak cepat melakukan rehab bangunan Panti Asuhan Abba-Merauke selama beberapa minggu, setelah mengalami kerusakan parah.
Atas kekompakan, tanggungjawab serta kerja nyata yang dilakukan TNI, akhirnya bangunan luar serta sejumlah ruangan di dalam Panti Asuhan Abba rampung dan diresmikan hari ini Jumat (2929/05/2026).
Panti Asuhan Abba milik Mikhael Pure, salah satu sesepuh—orangtua dari Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menghabiskan, sekaligus mendedikasikan hidupnya di Tanah Malind puluhan tahun silam mengurus, mendidik dan menyekolahkan anak-anak Malind dari kampung-kampung itu, kini boleh tersenyum lebar, lantaran wajah bangunan berubah total.
Anak-anak Malind dari jenjang pendidikan SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi yang tinggal di Panti Asuhan Abba-pun, kini sudah nyaman tinggal sekaligus belajar, berdoa juga ke sekolah dan melakukan aktivitas lain dengan nyaman.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu dalam sambutannya mengajak TNI serta instansi terkait lain memperkuat kolaborasi untuk membangun secara bersama kedepan.
“Atas nama Gubernur-Wakil Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo-Paskalis Imadawa, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa hormat serta penghargaan tulus kepada Pangdam XXIV Mandala Trikora, Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia beserta jajarannya yang telah bekerja keras melakukan rehab besar-besaran Panti Asuhan abba,” ujarnya.
Dengan kegiatan renovasi bangunan dimaksud, demikian Sekda Kainakaimu, TNI telah membantu Pemerintah Provinsi Papua Selatan melihat apa-apa yang mungkin selama ini luput dari pandangan.
Baginya, TNI hadir menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, salah satunya di Panti Asuhan Abba-Merauke.
Lebih lanjut dikatakan, dengan dedikasi, kesukarelaan dan ketulusan yang ditunjukkan Pangdam Pelamonia beserta jajaran merupakan teladan yang luar biasa.
“Saya akan segera melaporkan jalannya kegiatan ini kepada Gubernur-Wakil Gubernur Papua Selatan,” ungkapnya.
Dia berjanji mengkoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar meniru gerak cepat dan kepedulian TNI dalam mendampingi serta membantu masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
“Saya juga melihat tatapan mata anak-anak di panti ini memiliki harapan besar. Mereka adalah masa depan, generasi emas yang suatu saat nanti akan memimpin bangsa,” katanya.
“Kepada bapak dan ibu guru pengasuh panti, kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas keikhlasan dan mental “tahan banting” dalam mendidik anak-anak kita,”ujarnya.
“Anak-anakku di panti, kalian semua besok akan menjadi orang-orang hebat. Kuncinya satu, selalu mengandalkan Tuhan,” pintanya.
Ditambahkannya, jika masih ada kekurangan- kekurangan kecil di Panti Asuhan Abba, agar didiskusikan bersama pemerintah provinsi serta Kabupaten Merauke.
“Tujuan kita satu yakni memastikan bahwa di Tanah Papua Selatan, tidak boleh ada lagi air mata kesedihan turun begitu saja. Jika ada air mata kesulitan, mari kita segera hadir menghapusnya,” katanya lagi.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun









