oleh

KTM Kurik ‘AS 1’ Bangun Kantor Gubernur Papua Selatan, Romanus Mbaraka: ‘Masih Kajian Ruang Lagi’

Merauke, Suryapapua.com– Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengungkapkan, KTM Kurik bisa dipastikan untuk pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan bersama infrastruktur lain. Hanya saja masih dilakukan kajian ruang lagi.

Demikian disampaikan Bupati Mbaraka kepada sejumlah wartawan Senin (1/8).  Menurutnya, meskipun sudah  dipastikan KTM Salor, namun ada dua lokasi lain juga disurvei  yakni di kebun coklat (keco) SP-7, Distrik Tanah Miring serta Sirapu, Distrik Semangga.

“Memang masih harus  dilakukan kajian ruang eksternal dan internal factor. Juga adanya polarisasi ruang serta kajian optimasi infrastruktur,” ungkapnya.

Dari aspek ruang, jelasnya, ada satu teori mengatakan, ketika bangunan atau kantor hadir bersama fungsinya dibutuhkan, maka bagaimana dengan dampak internal serta eksternal di wilayah setempat.

Disinggung kalau KTM Kurik terlalu jauh untuk dijadikan kantor gubernur, Bupati Mbaraka menegaskan, siapa yang bilang jauh. Coba dihitung berapa banyak bahan bakar minyak (BBM) habis digunakan dari sini ke sana.

“Kita jangan membuat stigma jauh atau dekat,  itu keliru. Yang lagi  dikejar adalah pemerataan serta pertumbuhan. Dua- duanya ini menjadi satu hal yang harus diperhatikan,” ujarnya.

Ditegaskan kembali, pembangunan boleh laju, tetapi pemerataan harus seimbang. “Sekali lagi saya sampaikan, bukan persoalan jauh atau dekatnya sebuah kantor gubernur,” katanya.

Ditambahkan, untuk Kota Merauke tentunya disini dengan bangunannya adalah kantor bupati sekarang. Sedangkan kabupaten,  akan bergeser atau pindah ke tempat lain.

“Ya kalau ASN tinggal di kota dan kantor gubernur di Kurik, akan dicek lagi apakah masih ada ruang untuk bertumbuhnya pemukiman. Tetapi dipertimbangkan juga dampaknya. Jangan sampai membuat alih-fungsi lahan besar, dimana lahan pertanian berubah menjadi bangunan. Sehingga butuh kajian matang terlebih dahulu,” ungkapnya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *