Merauke, suryapapua.com-Puluhan peserta mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) tentang peeningkatan akses pemasaran pelaku usaha perikanan—bekerjasama dengan Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP RI.
Kegiatan dilangsungkan di Rumah Aspirasi H. Sulaeman L. Hamzah Rabu (04/11/2026).
Dirjen Penguasaan Daya Saing Produk Kelautan dan perikanan RI dalam sambutannya yang diwakili Alexander Luan menyampaikan banyak terimakasih kepada anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L. Hamzah yang memberikan perhatian luar biasa kepada masyarakat di Kabupaten Merauke melalui berbagai kegiatan.
Salah satunya adalah melalui kegiatan bimbingan teknis kepada para kelompok usaha.
Menurutnya, perkembangan dunia tak terlepas dari digital marketing, akurasi data termasuk pemasaran.
Olehnya harus saling berbagi dan mendukung satu sama lain guna menguasai pemasaran dengan tetap memperhatkan aspek produksi serta prinsip higienis.
Sementara Kabid Pengolahan Ikan Dinas kelautan dan Perikanan Kabupaten Merauke, Kartika menyampaikan rasa syukur serta terimakasih kepada anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L. Hamzah yang terus memperjuangkan dan membawa program –program ke Provinsi Papua Selatan, khususnya Merauke– bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Bapak Sulaeman L. Hamzah bukan hanya membawa sarana dan prasarana seperti peralatan pengolahan ikan dan lain-lain, tetapi juga diiringi bimtek serta pelatihan-pelatihan,” ujarnya.
“Jadi, paket komplit dibawa Bapak Sulaeman L. Hamzah dari pusat untuk masyarakat di Kabupaten Merauke,” katanya.
Selama ini, menurut dia, kadang kala masyarakat diberikan bantuan peralatan, namun pelatihan-nya tidak dijalankan.
“Nah, kalau program yang diperjuangkan Bapak Sulaeman Hamzah di Kementerian KKP sangat komplit atau lengkap. Dimana selain peralatan diberikan, akses permodalan dibekali hingga bagaimana pemasaran produk diberikan,” ungkapnya.
Kabupaten Merauke, jelasnya, memiliki potensi perikanan luar biasa yang berperan dalam perekonomian.
Dengan potensi melimpah, harus dibarengi pengolahan, jaminan mutu serta marketing pemasaran secara modern.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Samuel Mugujay menegaskan, kegiatan seperti ini adalah bentuk kepedulian yang langsung dirasakan para pelaku usaha.
“Banyak aspirasi kami sampaikan ke Bapak H. Sulaeman L. Hamzah dan diresponi dengan ditindaklanjuti di berbagai kementerian di Jakarta,” katanya.

Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah dalam kesempatan tersebut menjelaskan, sekian kali di Rumah Aspirasi H. Sulaeman L. Hamzah berbagai kegiatan dijalankan, setelah dibawa langsung anggota Komisi IV DPR RI, H. Suaeman L. Hamzah.
Selain program, demikian Wabup Fauzun, juga pendampingan cara membuat pengolahan ikan serta cara pemasaran-nya.
Diakui salah satu persoalan adalah masyarakat sering mengola ikan, hanya saja tidak tahu bagaimana memasarkan.
“Ya, sekarang bisa dipasarkan melalui media sosial atau jaringan lain,”pintanya.
Diharapkan kedepan program yang sudah diberikan kepada masyarakat, tidak berhenti–tetapi bagaimana agar ekonomi kerakyatan berjalan.
“Terimakasih lagi kepada Bapak H. Sulaeman L. Hamzah yang terus membantu Kabupaten Merauke melalui program- program yang sangat luar biasa,” katanya.
Khusus kepada masyarakat yang membutuhkan cool box atau fereser dan peralatan lain, dapat disampaikan ke Rumah Aspirasi H. Sulaeman L. Hamzah, tetapi usulan harus dalam bentuk kelompok—tidak bisa perorangan.
“Itu syarat utamanya. Jadi kalau belum memiliki kelompok, bisa mengurus terlebih dahulu di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Merauke,” pintanya lagi.

Anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L. Hamzah dalam arahannya menyampaikan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI memberikan enam paket program dalam tiga hari berturut –turut yang sedang dilangsungkan guna meningkatkan produksi ikan.
Dalam rangka pemasaran, demikian Sulaeman, harus dipikirkan untuk dibawa keluar daerah.
Juga disiapkan kemasan agar dapat menembus pasar. Perlu disiapkan lagi adalah cita rasa produk yang merangsang agar dapat dibeli serta kemasan ikut diperhatikan.
“Sebisa mungkin hasil pengolahan ikan kita menjadi souvenir atau oleh-oleh untuk dibawa pulang para tamu dari luar ketika berkunjung di Merauke,” katanya.
Diharapkan peserta mengikuti dan memahami baik materi yang diberikan pemateri, juga menguasai teknik memasarkan hasil secara baik.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun







