Merauke, Suryapapua.com– Senin (01/06/2026), bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, suatu sejarah ditorehkan.
Betapa tidak, diatas tanahnya—negerinya,seorang dokter dari Pulau Terapung Kimaam , kelahiran Kampung Bamol, Distrik Padua, mendirikan DC Medical (sebuah klinik) yang beralamat di Jalan Brawijaya, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Dia adalah dr. Dominikus Cambu, spesialis dokter gigi— jebolan Universitas Samratulangi itu.
Boleh di bilang perdana di Tanah Anim Ha— dimana seorang dokter orang Marind membuka klinik untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dari pantauan suryapapua.com, sebelum dilakukan pembukaan klinik yang ditandai pengguntingan pita, didahului ibadah sekaligus pemberkatan bangunan oleh Pastor Pius Manu, Pr.
“Kami memulai langkah awal dan aksi nyata berupa pelayanan kesehatan, setelah diresmikan DC Medical klinik ini,” ungkap dr. Ana Nauce, salah seorang dokter umum dalam sambutannya.

Bagi dokter Ana, usaha serta perjuangan dr. Domin (panggilan akrabnya) menghadirkan DC Medical Klinik merupakan niat baik serta semangat yang tinggi.
“Ini membuktikan bahwa klinik-klinik, bukan hanya bisa dimiliki orang China maupun Nusantara lain, tetapi orang asli Papua (OAP) juga dapat memberikan contoh baik bahwa kita-pun bisa, kalau ingin berusaha,” tegasnya.
Klinik dimaksud, dibuka atau dilounching perdana tepat tanggal 1 Juni 2026— bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, sekaligus membawa semangat baru.
“Juga menunjukkan bahwa keadilan itu benar benar ada. Dimana semua masyarakat boleh merasakan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
Lebih lanjut dokter Nauce mengungkapkan, klinik tersebut terdiri dari satu dokter umum, enam dokter gigi, dua perawat serta satu tenaga ahli administrasi.

Kehadiran klinik dengan sejumlah dokter tersebut, jelasnya, bisa menjadi saluran rahmat bagi masyarakat dalam pelayan kesehatan yang mulai beroperasi besok 2 Juni 2026.
Pasti Punya Tujuan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita dalam sambutannya menyampaikan proficiat atas berdirinya DC Medical Klinik.
Opening klinik yang dilakukan hari ini, tentunya ada alasan, apalagi bertepatan dengan Hari Lahirnya Pancasila.
Dari penjabaran aspek sila pertama, tentunya apapun yang dilakukan DC Medical, selalu mengandalkan Tuhan. Begitu juga pelayanan kesenhatan kepada masyarakat.
Lalu sila kedua yakni berhubungan pelayanan kepada manusia. Bukan hanya pelayann fisik semata, tetapi seutuhnya ada fisik dan raga.
Sementara sila ketika dapat dimaknai bahwa,” Kita sadar pelayanan kesehatan tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga pihak lain, agar berjalan dengan baik.”

Khusus sila keempat adalah kerakyatan yang berkaitan dengan musyawarah bersama. Dimana klinik ini bukan hanya satu orang bekerja, tetapi team. Jadi kalau ada riak-riak di dalam, agar dimusyawarahkan sekaligus dapat selesaikan.
Terakhir adalah sila kelima yang dapat dimaknai memberikan aspek keadilan bagi masyarakat.
Tidak boleh membeda-bedakan latar belakang maupun status sosial serta suku, rasa atau agama. Semua sama dan setara di mata Tuhan.
Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze yang diwakili staf ahlinya, Beni Malik menyambut baik hadirnya klinik dimaksud sebagai mitra strategis dalam memperluas jangkauan pelayanan di Kabupaten Merauke.
“Saya berharap dalam pelayanan kesehatan kepada pasien, tak semata menjadi tempat pelayanan, tetapi juga pusat edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh,” pintanya.

Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun










