83 Kepsek SD di Merauke Ikut Sosialisasi TIK

Pendidikan129 views

Merauke, Suryapapua.com– Bertempat di Hotel Halogen Senin (12/12), berlangsung sosialisasi informasi, teknologi dan komunikasi (TIK) yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Stefanus Kapasiang.

Sosialisasi selama sehari itu, diikuti oleh kurang lebih 83 kepala sekolah tingkat SD. Sedangkan beberapa pemateri didatangkan langsung dari Jakarta.

Dalam sambutannya, Stefanus Kapasiang menyampaikan ucapan terimkasih atas terselenggaranya kegiatan dimaksud, termasuk pemateri dari Jakarta.

“Saya harus jujur mengakui bahwa tahun-tahun sebelumnya, kegiatan TIK dibarengi dengan pelatihan  hampir tak pernah dilakukan sekaligus diberikan kepada para guru maupun kepala sekolah,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, Stefanus Kapasiang sedang berikan sambutan – Surya Papua /Frans Kobun
Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, Stefanus Kapasiang sedang berikan sambutan – Surya Papua /Frans Kobun

Dengan tak banyak kegiatan TIK dilaksanakan, menurut Kapasiang, peralatan di sekolah pun tidak bisa dioperasikan secara baik.

“Ya dengan kegiatan dimaksud, dapat menambah ilmu bagi para kepala sekolah. Tentu dengan harapan teknologi secara perlahan dikuasai untuk memajukan dunia pendidikan,” pintanya.

Para kepala sekolah di tingkat SD, harus terus maju dan melangkah dengan menguasai teknologi. Karena sekarang, zaman terus berkembang.

Sementara salah seorang pemateri, Sutedi menjelaskan, dengan sosialisasi TIK, sekaligus meningkatkan sumber daya manusia (SDM)  para guru, termasuk kepala sekolah baik di Merauke maupun daerah lain di Indonesia.

“Kita perlu memahami permasalahan yang ada terlebih dahulu dari para kepala sekolah. Sehingga akan menjadi bahan untuk diskusi dalam pertemuan dimaksud,” katanya.

Dikatakan, pasti banyak kepala sekolah telah memahami dengan baik TIK.Hanya mungkin perlu diketahui adalah mungkin ada persoalan di masing-masing sekolah baik dalam kota maupun di daerah pedalaman.

“Kita ingin mendapatkan apa persoalan dan atau kesulitan yang dihadapi para kepala sekolah. Karena bicara teknologi, kadang juga infratruktur belum terlalu mendukung,” jelasnya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *