Terbakarnya KM Mekar Alam B di Laut Arafura, Seluruh ABK Selamat, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi

Laporan Utama101 views

Merauke, Suryapapua.com– Sebanyak 26 anak buah kapal (ABK) KM Mekar Alam B selamat saat kapal tersebut terbakar di Laut Arafura-Merauke, Papua Selatan  Jumat (27/03/2026) sekitar pukul 13.42 WIT.

Puluhan ABK itu, telah dievakuasi Tim SAR Gabungan dari lokasi kebakaran menuju Pelabuhan Perikanan Merauke.

Dari rilis yang didapatkan suryapapua.com Sabtu (28/03/2026) dini hari, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi menjelaskan, selama perjalanan menuju ke lokasi terbakarnya kapal dengan RB 223 Merauke, Tim Sar Gabungan terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan berbagai pihak.

Sekitar pukul 16.00 WIT, petugas komunikasi menerima informasi dari pengurus kapal, Ragil bahwa 26  ABK termasuk nahkoda berhasil diselamatkan kapal KM Sahabat.

Informasi dimaksud, jelasnya, kemudian dikonfirmasi kembali melalui komunikasi radio SSB dengan nahkoda KM Sahabat dan disampaikan juga kalau seluruh korban dalam kondisi selamat dan sehat.

“Lalu pada pukul 17.00 WIT, seluruh korban dipindahkan ke kapal KM Bintang Mekar Mulia,” ujarnya.

Saat Tim SAR Gabungan tiba di lokasi pukul 19.30 WIT, langsung melakukan proses evakuasi terhadap 24 orang korban ke RB 223.

Sementara  dua korban lain termasuk nahkoda, memilih tetap berada di kapal  menunggu kapal perusahaan sedang menuju lokasi kejadian.

“Jadi, 24 ABK dibawa Tim SAR Gabungan dari lokasi kebakaran menuju Dermaga Perikanan Merauke pukul 20.10 WIT dan tiba Sabtu (28/03/2026) pukul 00.02 WIT,” katanya.

Seluruh korban yang dievakuasi, lalu diserahkan kepada pihak pengurus kapal dalam kondisi selamat.

Dengan telah dievakuasi para korban, maka seluruh unsur SAR dikembalikan ke satuan masing-masing dan operasi SAR secara resmi diusulkan ditutup.

“Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dan koordinasi baik antar unsur SAR Gabungan serta dukungan dari kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian,” tandasnya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *