Merauke, Suryapapua.com– Lobi serta komunikasi terus dilancarkan Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Provinsi Papua Selatan, Yoseph Yanawo Yolmen.
Dari hasil lobi—komunikasi hingga pertemuan di sejumlah kementerian itu, akhirnya ‘berbuah manis.’
Dimana Kementerian Kesehatan RI, dipastikan membangun Rumah Sakit bertaraf internasional di Papua Selatan, tepatnya di daerah—wilayah Blorep, Kabupaten Merauke.
Saat ditemui suryapapua.com di kantornya beberapa hari lalu, Yanawo Yolmen mengungkapkan, saat pertemuan bersama Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin di Jakarta 28 Januari 2026 lalu, beliau menyetujui serta meresponi pembangunan RS bertaraf internasional di Provinsi Papua Selatan.
Setelah adanya angin segar dari Menkes Sadikin, pihaknya langsung berkoordinasi sekaligus berkomunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan, dr. Benedicta Herlina Rahangiar.
“Dari hasil diskusi bersama dr. Herlina, disampaikan telah dilakukan feasibility studi, sertifikat tanah termasuk pelepasan di seputaran Blorep, telah dikantongi.
“Jadi tidak ada permasalahan serius soal status tanah termasuk lokasinya yakni di daerah Blorep-Merauke,” jelasnya.
RS bertaraf internasional itu, demikian Yanawo Yolmen, akan menjadi rumah sakit rujukan untuk empat kabupaten (Merauke, Boven Digoel, Mappi serta Asmat) di Papua Selatan.
Lalu, lanjutnya, Kemenkes akan mengup-grade empat rumah sakit di empat kabupaten di Papua Selatan juga. Misalnya RS Boven Digoel dari tipe D ke tipe C, begitu juga tiga rumah sakit lain.
RS Terapung
Lebih lanjut Yanawo Yolmen mengaku, pihaknya mendorong Rumah Sakit Terapung—dimana akan ada tiga kapal yang telah disetujui Bappenas.
Nantinya, ketiga kapal dimaksud bersama tenaga medis melakukan melakukan pelayanan kesehatan ke kampung-kampung terpencil.
Kapal-kapal itu untuk Merauke, Mappi serta Asmat yang sedianya direalisasikan Kementerian Perhubungan RI tahun ini.
Yanawo Yolmen menambahkan, telah berkomunuikasi bersama Komandan Kodaeral XI Merauke—kerjasama Dinkes Papua Selatan untuk dilakukan distribusi obat-obatan dengan kapal mereka, guna pelayanan rakyat di daerah terpencil seperti Pulau Kimaam serta sejumlah wilayah lain.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun







