Hadiri Dialog Indonesia-Denmark, Susana Florika Marianti Kandaimu Soroti Pertumpahan Darah di Papua

Laporan Utama126 views

Jakarta—Susana Florika Marianti Kandaimu, Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) periode 2024-2026 menghadiri dialog Interfaith 4 Tahun Indonesia-Denmark di Aula Kantor Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Dari rilis yang diterima suryapapua.com Kamis (07/05/2026), Susana Kandaimu—perempuan cerdas kelahiran Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan itu menyoroti sejumlah persoalan di Tanah Papua.

Salah satu yang diangkat dalam dialog Senin 4 Mei 2026 adalah pertumpahan darah di Papua.

“Mama-mama serta anak-anak meninggal. Itu menjadi luka yang terus berlangsung di Tanah Papua,” tegasnya.

Kandaimu kembali menekankan, pentingnya perhatian bersama terhadap situasi kemanusiaan di Papua.

Papua, lanjut Kandaimu, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hanya saja, sampai sekarang, rakyat Papua masih menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan yang membutuhkan perhatian serius semua pihak.

Kandaimu mendorong agar pendekatan dialog lintas iman tidak hanya berhenti pada wacana toleransi, tetapi diarahkan untuk membangun ruang dialog bersama, demi terciptanya perdamaian di Tanah Papua.

“Saa berharap seluruh pihak, termasuk tokoh agama, pemerintah dan komunitas internasional, dapat mengambil peran aktif dalam menciptakan kehidupan masyarakat Papua yang damai, baik dalam kehidupan sosial, bernegara  maupun beragama,” pintanya.

Diharapkan pula dialog serupa dapat kembali dilaksanakan di masa mendatang dengan fokus khusus pada isu perdamaian di Papua serta kerukunan umat beragama.

“Harapan kami, ke depan ada dialog khusus membahas tentang kedamaian di Tanah Papua dan kehidupan umat beragama di Papua, sehingga tercipta ruang bersama membangun perdamaian berkelanjutan,” pintanya lagi.

Dijelaskannya, kehadiran PP PMKRI dalam forum itu menjadi bagian dari keterlibatan organisasi mahasiswa  untuk mendorong dialog lintas agama dan penguatan nilai perdamaian antarbangsa.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri RI atas undangan yang diberikan kepada PMKRI, sekaligus berpartisipasi dalam dialog internasional tersebut,” ujarnya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *