oleh

Safari Damai Natal Dilaksanakan, Distribusi Bingkisan Dikawal Para Kepala Dinas

Merauke, Suryapapua.com– Pelaksanaan Safari Damai Natal dilaksanakan hanya sehari, dengan pendistribusiann bingkisan di sejumlah titik atau kampung di wilayah perbatasan, melibatkan hampir semua kepala dinas dari setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mengawal. Sekaligus menyerahkan kepada umat Kristiani yang merayakan Natal.

Dari pantauan Surya Papua Rabu (22/12), Bupati Merauke, Romanus Mbaraka melepas secara resmi rombongan di halaman kantor bupati. Lalu kendaraan bersama para pejabat yang telah ditunjuk mengawal, mengikuti sekaligus menghantar sampai ke titik sasaran kampung.

Sementara Ketua Panitia Safari Damai Natal, Elyas Mite kepada sejumlah wartawan menjelaskan, untuk Distrik Merauke, titik pembagian bingkisan adalah masyarakat di Kampung Buti.

Sedangkan Distrik Sota, adalah selain Kampung Sota, juga Kampung Tanas, Elikobel. Sementara di Distrik Naukenjerai di dua titik yakni Kuler serta Tomerauw. Lalu di Distrik Ulilin difokuskan di Kampung Baedup.

“Memang fokus adalah kepada umat Kristiani yang merayakan Natal. Semua SKPD bergabung menghantar atau mengawal, sekaligus dilakukan pembagian sesuai tugas di masing-masing titik,” jelasnya.

Dijelaskan, pelaksanaan Siarah Damai Natal hanya berlangsung satu hari. Karena keterbatasan waktu dan berbagai kesibukan selama ini. Bingkisan yang dibawa untuk dibagian adalah selain sembako (beras, sirup, gula pasir) juga paket anak-anak serta sumbangan dana tiap titik. “Hanya jumlahnya saya tak bisa sebutkan,” ungkapnya.

Jumlah bingkisan seluruhnya yang disalurkan, jelas Mite, sebanyak 1.500. Untuk setiap kampung, disesuaikan kepala keluarga, terutama yang merayakan Natal.

Belasan mobil yang mengangkut bingkisan Natal untuk didistribusikan ke sejumlah titik yang telah ditentukan panitia – Surya Papua/Frans Kobun

“Kita juga masih punya satu agenda lagi yakni Natal Oikumene yang telah disepakati bersama panitia tanggal 8 Januari 2022 mendatang. Semua persiapan sedang diatur dari sekarang,” ujarnya.

Sementara Bupati Merauke, Romanus Mbaraka menjelaskan, pelaksanaan Siarah Damai Natal agak mepet waktunya, lantaran tahun ini banyak sekali kegiatan dilaksanakan. Lalu dengan meningkatnya kasus covid-19. Belum lagi agenda besar PON XX Papua, sehingga waktu terkuras banyak.

“Meski begitu, hari ini kita bersama-sama menghantar bingkisan untuk dibagikan kepada umat Kristiani di sejumlah kampung yang sebentar lagi akan merayakan Natal,” katanya.

Penulis : Frans Kobun

Editor : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *