Di Jalan Trans Papua, Dua Orang Diancam Dengan Sangkur dan Dirampok

Merauke, Suryapapua.com– Dua orang korban diantaranya berinisial R (34) bersama anaknya  AP (15) diancam dengan menggunakan sebilah sangkur oleh pelaku AAS, tepatnya di Jalan Trans Papua (pertigaan Distrik Ulilin dan Muting), Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga melalui Kasi Humas Polres setempat, Ipda Andre MB Kamis (04/06/2026) membenarkan. Menurutnya, kejadian tersebut berlangsung kemarin.

Kronologis kasusnya, demikian Ipda Andre, bermula saat kedua korban yang mengendarai sepeda motor bergerak dari Pasar Simpati-Eligobel menuju Kampung Enggol Jaya- Muting.

Saat melintas di ruang Jalan Trans Papua yang berlubang, pelaku berada di lokasi itu mencegat  kedua korban sambil memegang dan mengayunkan sebilah sangkur ke arah mereka.

Akibatnya, kedua korban merasa ketakutan dan melarikan motor dengan kecepatan tinggi.

Saat motor melaju, korban kehilangan kendali dan terjatuh setelah menabrak lubang disekitar.

Lalu sang pelaku mendatangi  korban dan memaksa mereka menyerahkan dompet berisi uang tunai sebesar Rp130.000.

Setelah uang diambil, pelaku mengembalikan dompet beserta dokumen milik korban dan meninggalkan lokasi kejadian.

Korban R mengalami luka memar pada bahu kiri dan lecet  di kaki kanan.

Sementara AP mengalami lecet pada kaki kiri serta patah tulang pergelangan tangan kiri hingga harus dirujuk ke  RSUD Merauke guna   mendapatkan perawatan medis.

Aparat kepolisian setelah menerima laporan, langsung  bergerak sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Juga menciduk pelaku AAS serta mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp130.000, sebilah sangkur, penutup kepala berwarna hitam serta satu unit sepeda motor.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *