oleh

ASN Malind-Pemuda Harus Kuat, Bupati Merauke: ‘Kalau Roda Pemerintahan PPS Jalan, Riak Persaingan Muncul’

Merauke, Suryapapua.com– Bertempat di auditorium kantor bupati Sabtu (16/7), Bupati Merauke, Romanus Mbaraka melakukan pertemuan dengan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Malind dan Pemuda Malind.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal penting disampaikan Bupati Mbaraka sehubungan dengan hadirnya Provinsi Papua Selatan (PPS) yang telah disahkan menjadi undang-undang bersama sejumlah daerah lain di Indonesia 30 Juni 2022 silam oleh DPR RI.

“Hari ini kita konsolidasi bersama dengan semua anak Malind (ASN maupun pemuda) dari Kondo hingga Digoel dan dari Baedup sampai Tanjung Akos,” ujarnya.

Dengan melihat perkembangan sekarang,  Bupati Mbaraka mengingatkan kepada  generasi pemuda Malind  agar harus kuat dan bersatu.

“Memang  sekarang  persaingan belum nampak. Tetapi gejalah sudah muncul. Olehnya, kalian jangan anggap remeh, harus kuat,” pintanya.

Ibukota Provinsi Papua Selatan, ada di atas tanah Malind. Jadi  sebagai generasi penerus, harus bersatu dan kuat. Jauhkan kepentingan primordial kampung masing-masing serta kepentingan pribadi. Sebaiknya ikat kesatuan hati. Itu mesti didahulukan.

“Saya mau katakan, saat penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Papua Selatan berjalan, riak persaingan akan mulai muncul. Jadi, mulai sekarang perlu siap ‘kuda-kuda’  secara  baik,” pintanya lagi.

Dikatakan, beberapa waktu lalu, ia mengeluarkan pengumuman melalui Sekda Merauke, Ruslan Ramli yang ditujukan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dengan tak membatasi pendaftaran.

“Saya baru melakukan seleksi agar dapat dimasukan dalam usulan jabatan ketika Carateker Gubernur Papua Selatan  sudah ada antara bulan Oktober atau November 2022, khusus anak Malind golongan III ke atas,” ujarnya.

Untuk golongan I dan II tak dibatasi. Dari hasil pembicaraan bersama Departemen Dalam Negeri (Depgadri), akan simultan ketika pemerintahan resmi berjalan.  Dimana Gubernur Papua Selatan sudah terpilih, akan hadir atau lahir Kota Merauke.

“Sekali lagi saya minta kalian kuat, lantaran persaingan akan muncul. Ingat persaingan itu bagaikan perang. Untuk kuat, semua harus bersatu.  Tak bisa single fighter. Network juga harus kuat dibangun termasuk komunikasi internal serta eksternal, ” katanya.

Tidak lupa, segera lakukan konsolidasi bersama dan ikat persaudaraan. Jangan tinggalkan motto Izakod Bekai-Izakod Kai, Satu Hati-satu Tujuan.

Penulis : Yulianus Bwariat

Editor   : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *