TSE Group Gelar Training Agile dan Standar Agronomi, Dorong Budaya Kerja “Aku Tahu, Aku Mau, Aku Lakukan”

TSE GROUP122 views

Boven Digoel, suryapapua.com– Dalam upaya memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan efisiensi, Tunas Sawa Erma (TSE) Group menyelenggarakan training agile dan  standar agronomi.

Training tersebut diikuti  beberapa pimpinan kebun yang berlangsung  dari 3-4 Agustus 2026 di Kantor TSE Group, Kampung Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Mengusung motto “Aku Tahu, Aku Mau, Aku Lakukan.,”

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan membangun tim yang tangguh, disiplin dan adaptif terhadap perubahan, sejalan dengan nilai-nilai kerja yang menekankan ketepatan, kolaborasi dan efektivitas.

Dalam sambutannya, Managing Direktur TSE Group, Kim In Lae mengharapkan training yang berlangsung selama 2 hari ini membawa banyak perubahan di lapangan.

‘Olehnya para pimpinan kebun harus lebih peduli terhadap masalah – masalah di lapangan dan menjadi bagian dari solusi,” ungkapnya ketika membuka kegiatan traning pada Senin (03/08/2026).

Hari pertama, training berlangsung di TSE Corporate University.

Para peserta diberikan materi yang menekankan pada soft skill agility yaitu membangun mental adaptif dalam menghadapi perubahan dinamika lapangan, problem solving yang bertujuan mengurai permasalahan kebun dengan pendekatan solusi konkret dan terstruktur.

Selain itu, perlunya kolaborasi lintas departemen guna memperkuat kerja sama antar unit agar eksekusi di lapangan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Selanjutnya pada hari kedua, pelatihan berlanjut dengan field visit ke kebun sawit PT Papua Agro Lestari (PAL) salah satu unit dari TSE Group.

Peserta turun langsung ke lapangan untuk melihat dan mengevaluasi eksekusi nyata dari materi yang telah diperoleh.

Beberapa agenda utama diantaranya pengecekan blok kebun secara langsung sesuai standar agronomi yang terukur, diskusi terbuka antar departemen untuk menyamakan strategi dan pemahaman teknis, penerapan inovasi organik berupa pemanfaatan janjang kosong dan POME (Palm Oil Mill Effluent) sebagai suplai nutrisi tambahan untuk tanaman.

Selanjutnya visit mitigasi dampak kemarau melalui pembuatan kantong-kantong air dan penerapan sistem stop blok (penahan air) untuk menjaga kelembaban tanah.

Dengan pendekatan kepemimpinan yang langsung turun ke kebun, berbasis data, dan berorientasi pada hasil, TSE Group meyakini bahwa masa depan agronomi berada ditangan tim yang memiliki pengetahuan, kemauan dan keberanian untuk bertindak.

TSE Group adalah perusahaan perkebunan yang beroperasi di Papua Selatan dengan fokus pada pengelolaan kelapa sawit secara berkelanjutan, inovatif dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta produktivitas kebun.

Penulis : HMS

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *