oleh

Puluhan Cleaning Service, Sopir Ambulance dan Security di RSUD Merauke Mogok Kerja

Merauke, Suryapapua.com– Puluhan  cleaning service, sopir ambulance dan security di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke melakukan aksi mogok kerja, sebagai bentuk  protes lantaran tak diakomodir mengikuti pemberkasan untuk  testing calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Aksi mogok kerja itu berlangsung Sabtu 17 September 2022 sejak pagi. Namun apa yang dipersoalkan, sudah langsung diresponi dan ditindaklanjuti Bupati Merauke, Romanus Mbaraka.

“Memang malam hari sekitar pukul 19.00 WIT, Bapak Bupati Merauke didampingi beberapa kepala dinas datang di rumah sakit. Sekaligus berdialog langsung bersama petugas cleaning service, sopir serta security,” ungkap Direktur RSUD Merauke, dr. Ignatius Yery Mario kepada Surya Papua Senin (19/9).

Dikatakan, para petugas ini mengikuti  pemberkasan sebagai tenaga honor daerah, setelah edaran yang dikeluarkan Pemkab Merauke dengan mengacu  kepada surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan).

“Kan itu bukan kebijakan saya. Beberapa kali saya sampaikan sekaligus meminta mereka menunggu, namun tak sabar sehingga melakukan aksi tersebut,” ungkapnya.

Secara umum, lanjut dokter Mario, para cleaning service, security dan sopir ambulans diangkat dengan surat dari direktur rumah sakit sebelumnya sebagai tenaga honor daerah.

Sementara sesuai aturan,  harus nota dinas  Bupati Merauke, agar mereka dapat  mengikuti pemberkasan dan  diangkat menjadi CPNS, apalagi sudah mengabdi lama.

Diakui aksi mereka lakukan sejak pagi, namun malamnya Bupati Merauke datang kesini sekaligus berdialog dan menyelesaikan. “Arahan bapak bupati sangat jelas kepada mereka,” katanya.

Ditanya apakah semuanya melakukan aksi mogok, dokter Mario mengaku tidak. Karena ada juga tetap menjalankan dan atau melaksanakan tugas sebagaimana biasa dari pagi hingga sore.

Menyangkut informasi kalau para sopir ambulance membawa pulang kunci mobil, dokter Mario mengaku kurang tahu. Karena pihaknya sedang fokus membangun komunikasi dengan atasan sehubungan persoalan dimaksud.

Ditambahkan, dari pantauannya tadi pagi, semua sudah kembali melaksanakan tugas sebagaimana biasa. Karena telah ada arahan dan jalan keluar diberikan  Bupati Merauke dua hari lalu.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *