Merauke, suryapapua.com– KMN Rizki Jaya Utama 01 dilaporkan tenggelam di laut Arafura, setelah mengalami kebocoran.
Sementara dari sembilan anak buah kapal (ABK), satu dilaporkan atas nama Salam (54) hilang. Sedangkan delapan lainnya selamat.
Mendapat laporan itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke mengerahkan tim rescue melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
Dari rilis yang didapatkan suryapapua.com Jumat (02/10/2026), Kepala Kantor Pernacrian dan Pertolongan Merauke, Rudi menjelaskan, peridtiwa bermula pada Kamis 1 Oktober 2026 sekitar pukul 17.13 WIT.
Dimana, lanjut dia, adanya informasi awal masuk ke Bakamla Merauke tentang adanya kecelakaan-kebocoran kapal pada pukul 18.00 WIT.
Kapal berwarna abu-abu (list merah) tersebut membawa sembilan orang person on board (POB).
Saat kapal mengalami kebocoran hingga tenggelam, seluruh ABK sempat berkumpul menggunakan alat apung.
Hanya saja, akibat hantaman gelombang besar di lokasi kejadian, sehingga para ABK terhempas dan terpisah satu sama lain.
“Ya, dari sembilan ABK itu, satu dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian,” ungkapnya.
“Kami memberangkatkan tim rescue semalam menuju last known position (LKP) yang berjarak sekitar 25.22 mil laut dengan heading 153.64° arah tenggara,” ujarnya.
Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Danpos Torasi, Bakamla Merauke, Satpolairud Polres Merauke serta pemilik kapal dan keluarga korban.
Sedangkan kondisi cuaca di area pencarian dilaporkan cerah berawan dengan arah angin bertiup dari timur hingga tenggara berkecepatan 15 – 45 km/jam.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun





