Keheningan dan Sakralnya Jalan Salib Ratusan Umat di Paroki Santa Theresia Buti-Merauke

Laporan Utama186 views

Merauke, Suryapapua.com– Jumat Agung ditandai dengan tradisi Jalan Salib  agar umat merenungkan akan sengsara Yesus Kristus menuju penyaliban di Golgota.

Khusus di Gereja Santa Theresia Buti-Merauke, Papua Selatan, Jumat Agung ditandai Jalan Salib dialam terbuka.

Keheningan dan kesakralan mewarnai prosesi Jalan Salib untuk merenungkan 14 perhentian sengsara Yesus.

Dari pantauan suryapapua.com, prosesi Jalan Salib Jumat (03/04/2026) dimulai atau start dari salah satu rumah warga di Jalan Kali Weda I (sekalian perhentian pertama) tepat pukul 07.30 WIT.

Selanjutnya ratusan umat menyusuri ruas jalan utama dari Kali Weda hingga terakhir di halaman gereja.

Umat sedang berlutut di salah satu perhentian pada Jalan Salib di Gereja Santa Theresia Buti – Surya Papua/Frans Kobun
Umat sedang berlutut di salah satu perhentian pada Jalan Salib di Gereja Santa Theresia Buti – Surya Papua/Frans Kobun

Selama perjalanan— disejumlah titik atau tempat, telah dipasang Salib.

Lalu umat berhenti dan berdoa dipandu masing-masing perwakilan dari enam lingkungan dalam wilayah Paroki Santa Theresia Buti.

Terlihat dan atau tampak, ratusan umat umat dengan khusyuk menghayati setiap perhentian, sekaligus merenungkan sengsara Yesus mulai dari hukuman mati hingga pemakaman sebagai wujud penebusan dosa.

Suasana hening dan khidmat sekaligus membantu umat mengalami kembali kasih Allah, memperbaharui pertobatan dan mendalami makna kurban Kristus.

Pastor Paroki Santa Theresia Buti, Simon Petrus Matruty mengajak umat mengikuti upacara Jalan Salib dengan hikmad.

Salah satu perhentian untuk umat berhenti sekaligus berdoa secara bersama-sama – Surya Papua/Frans Kobun
Salah satu perhentian untuk umat berhenti sekaligus berdoa secara bersama-sama – Surya Papua/Frans Kobun

“Sekaligus juga memetik buah dari Jalan salib. Itulah keselamatan umat manusia,” ungkap Pastor Sipe.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *