Merauke, Suryapapua.com– Nasib sial dialami Fernando Cipayung, salah seorang anak buah kapal (ABK) KM Giling Manuk 05 ketika akan berpindah ke speedboat.
Disaat hendak pindah ke speedboat menuju ke darat itu, korban terjatuh. Kejadian tersebut berlangsung tadi pagi, setelah dilaporkan melalui telpon oleh Serda Novianto, anggota TNI Satrol Lantamal XI ke Kantor Pencarian Dan Pertolongan setempat.
Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Supriyanto Ridwan kepada wartawan Senin (16/5) menjelaskan, dari laporan yang diterima, sekitar pukul 04.30 WIT, Fernando terjatuh ke Sungai Maro.
“Memang korban hendak berpindah ke speedboat ke darat, karena kapal sedang berlabuh di tengah sungai,” katanya.
Untuk titik kejadian, jelasnya, berada di koordinat 0828’37.35’’ S – 14022’52.87’’ atau 5.78 km dari kantor.
Setelah menerima laporan, satu tim rescue diberangkatkan sekitar pukul 05.00 wit menuju ke lokasi kejadian. Dari lokasi, dengan perahu karet dilakukan penyisiran.
Untuk hari pertama, tim melakukan penyisiran disekitar lokasi kejadian terlebih dahulu mengingat musibah baru terjadi. “Kita harapkan korban segera ditemukan apapun kondisinya,” jelas Ridwan.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun