Cerita Tinus Waniko Samkakai Tatkala Bertahan Hidup di Hutan Mooi Beberapa Hari,”Saya Tak Bisa Kejar Drone, Dihalangi Rumput Tinggi dan Anak Kali’

Laporan Utama242 views

Merauke, suryapapua.com– Setelah dilaporkan hilang saat sedang berburu di hutan Mooi, Distrik Waan, Kabupaten Merauke, Tinus Waniko Samkakai berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Merauke, Polsek Kimaam, Koramil serta keluarga dan masyarakat setempat.

Korban Samkakai ditemukan kemarin sekitar pukul 10.45 WIT dalam keadaan selamat.

Hanya saja, kondisi tubuhnya lemas, akibat bertahan hidup selama beberapa hari di tengah hutan.

Lokasi penemuan korban berada di tepian anak Kali Mooi—jarak sekitar 13,7 kilometer ke arah tenggara dari last known position (LKP) atau lokasi awal kejadian.

Usai ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung memberikan penanganan awal dan mengevakuasi korban ke Kampung Mooi guna mendapatkan perawatan lebih lanjut, sebelum di-serahterima-kan ke keluarga.

Sementara dari rilis yang diterima suryapapua.com Kamis (15/10/2026), korban Tinus Waniko Samkakai berceritera kalau sudah melihat drone terbang di tengah hutan, hanya sangat sulit menuju kesana.

“Ya, rumput tinggi dan ada anak kali. Jadi saya tidak bisa kejar drone itu,” ungkap Samkakai.

Kepala Seksi Operasi Pencarian dan Pertolongan Merauke,  M. Amba Rura mengungkapkan syukur karena berkat sinergi dan kerja keras Tim SAR Gabungan di lapangan, korban Tinus Waniko Samkakai berhasil ditemukan.

“Saat ditemukan dalam keadaan selamat, meski kondisi fisik cukup lemas. Selanjutnya dibawa ke Kampung Mooi untuk diserahkan ke keluarga,” ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) di hutan Mooi resmi dinyatakan selesai.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *