Merauke, suryapapua.com– Masyarakat di empat kabupaten (Merauke, Boven Digoel, Mappi serta Asmat) di Provinsi Papua Selatan diajak untuk mendoakan masyarakat di beberapa kabupaten di Flores-Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengalami musibah, akibat gempa bumi 7,7 magnitudo beberapa hari lalu.
Ajakan itu disampaikan Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo setelah upacara penurunan Bendera Merah Putih, kemarin.
“Mari mendoakan saudara-saudara kita di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang beberapa waktu lalu mengalami musibah,” pinta Gubernur Safanpo.
Diharapkan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan, ketabahan dan kemampuan kepada seluruh masyarakat untuk bangkit kembali membangun daerah.
Juga mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur sesuai dengan cita-cita luhur bangsa.
Berbagai informasi yang diperoleh, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores- NTT pada Sabtu 15 Agustus 2026 pagi.
Hotel dan fasilitas serta bangunan lain di sejumlah kabupaten mengalami kerusakan berat.
Hingga Senin sore, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 68 orang korban jiwa yang terdampak gempa bum.
Korban jiwa berasal dari Kabupaten Manggarai sebanyak 26 jiwa, Kabupaten Manggarai Timur 24 jiwa, Kabupaten Nagekeo sebanyak 8 jiwa.
Selanjutnya, Kabupaten Sikka 4 jiwa, Kabupaten Ende 2 jiwa, Kabupaten Manggarai Barat 2 jiwa dan Kabupaten Ngada 2 jiwa.
Selain korban jiwa, BNPB juga mendata bahwa terdapat 213 orang yang mengalami luka-luka.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun






