Merauke, Suryapapua.com– Karlos W (34) tahun ditikam dengan tulang kasuari oleh pelaku JS (19) yang nota bene adalah seorang pelajar.
Akibat penikaman di bagian dada korban tepatnya di Jalan Ampera, Kelurahan Maro, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, korban-pun tewas ditempat.
Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga Kamis (28/05/2026) membenarkan kejadian tersebut.
Pengungkapan kasus dimaksud, lanjut Kapolres Yoga, dilakukan Tim Opsnal Satreskrim Polres Merauke yang dipimpin langsung KBO, Ipda Akbar RS
Kronologis kasusnya— dari hasil penyelidikan yang dilakukan, bermula saat korban pulang ke rumah dan mendapati pelaku sedang berada di dalam rumah-nya.
Lalu, ia (korban;red) meminta pelaku keluar, namun sempat terjadi adu mulut.

Suasana memanas tatkala korban mengambil parang dan menggertak pelaku di depan rumah.
Sang pelaku, menurut Kapolres Yoga, mengeluarkan tulang kasuari yang diselipkan di pinggangnya dan langsung melakukan penusukan ke dada kiri korban satu kali.
Seketika, korban terjatuh di selokan depan rumah dan meninggal dunia, sementara pelaku melarikan diri.
Usai menerima laporan, Tim Opsnal Satreskrim melakukan penyelidikan dan memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku di Kelapa Lima Kondap.
Saat tiba disana, pelaku langsung diciduk setelah sudah diamankan keluarganya.
“Anggota juga mengamankan barang bukti berupa satu buah tulang kasuari dengan panjang kurang lebih 28 cm yang digunakan pelaku menikam korban,” ungkapnya.
Pelaku telah diborgol dan dibawa sekaligus dijebloskan ke sel tahanan Polres Merauke untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun






