Merauke, suryapapua.com—Sebagai bentuk rasa empati terhadap masyarakat di beberapa kabupaten di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengalami musibah akibat gempa magnitude berkekuatan 7,7 Sabtu (15/08/2026), umat di Paroki Santa Theresia Buti-Merauke, Papua Selatan memberikan sumbangan.
Dari pantauan suryapapua.com Minggu (16/08/2026), usai perayaan misa, Pastor Simon Petrus Matruty atas nama umat di Paroki Santa Theresia Buti, menyampaikan rasa empati atas musibah yang menimpa masyarakat di Flores.
Selain itu juga, Pastor Matruty mendoakan secara khusus para korban meninggal, akibat tertimpa bangunan maupun masyarakat yang kehilangan tempat tinggal lantaran guncangan gempa bumi.
Usai mendoakan, umat diberikan kesempatan menyumbangkan berapa saja yang dimiliki, agar bisa dikirim untuk meringankan para korban gempa bumi.
Tampak suster bersama seorang petugas, menyiapkan tempat sekaligus berdiri di depan altar, lalu umat maju menyumbangan sedikit berkat yang dimiliki.

“Ini sukarela, berapapun disumbangkan dari umat untuk sesama kita di Flores yang mengalami musibah gempa bumi,” ungkap Pastor Matruty.
Untuk diketahui, gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo-NTT, kemarin pagi pukul 04.58 WIB.
Pusat gempa berada di laut pada kedalaman 15 kilometer, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Gempa pun dirasakan sejumlah kabupaten lain di Flores seperti Sikka, Ngada, Ende, Manggarai serta beberapa daerah lain yang memporakporandakan rumah maupun bangunan lain, termasuk korban jiwa.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun






