Merauke, Suryapapua.com-Tenggelamnya KM Bintang Laut, kapal pencari cumi-cumi dari Jakarta di laut Arafura atau tepatnya di wilayah Torasi beberapa hari lalu, mengakibatkan 6 ABK hilang, satu meninggal dan 12 lain selamat hingga dievakuasi.
Siang kemarin sekitar pukul 12.00 WIT, kapal Eka Jaya Makmur 1 tiba di pelabuhan Kumbe membawa 12 korban selamat serta satu meninggal, sekaligus dievakuasi ke Puskesmas Kumbe.
Dari rilis yang didapatkan suyapapua.com, Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Rudi menjelaskan, sebelum kapal itu membawa-nya, KM Bintang Sotong membawa para korban baik selamat maupun meninggal dari tengah laut.
“Jadi, begitu tiba di muara sungai Kumbe, barulah korban dipindahkan ke KM Eka Jaya Makmur 1 untuk bersandar di dermaga Kumbe,” ujarnya.
Sementara pada hari kedua operasi pencarian terhadap kecelakaan kapal tenggelamdi perairan Arafura pesisir Torasi, pihaknya bersama tim SAR gabungan terus melanjutkan upaya mencari korban yang masih dinyatakan hilang.
Tim SAR gabungan, demikian Rudi, melakukan penyisiran permukaan laut dengan luas area pencarian 1,204 Nm2 atau 3,1 kilometer persegi.
Pada pukul 15.00 WIT, tim SAR gabungan terpaksa harus kembali berlindung dikarenakan gelombang tinggi di laut.
“Kami terus berupaya melakukan pencarian walaupun kendala di lapangan terkait cuaca di Papua Selatan yang kurang bersahabat. Pencarian akan dilanjutkan dengan menurunkan peralatan air kami lantaran area pencarian diperluas lagi,” ungkapnya.
Unsur SAR yang terlibat pencarian diantaranya Kansar Merauke, Stasiun Radio Pantai, KSOP, Kodaeral XI, Bakamla, Kementrian Kelautan dan Perikanan Merauke, Satrol Kodaeral XI serta Satpolairud Polres setempat.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun





