Setiap Hari, 100 Ton Sampah dihasilkan di Merauke, Dony Kristiawan: ‘49 Persen itu Sampah Makanan’

Laporan Utama228 views

Merauke, suryapapua.com– Staf Waste Management Specialist WWF Indonesia Program Papua, Dony Kristiawan menyebut, setiap hari terdapat  kurang lebih  100 ton sampah yang dihasilkan di Kabupaten Merauke.

Jumlah itu diketahui setelah pada tahun 2025 silam, WWF Indonesia Program Papua bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke serta akademisi dari Universitas Gadja Mada (UGM) serta Universitas Negeri Musamus (Unmus) melakukan penghitungan dan pengukuran komposisi sampah.

Demikian disampaikan Dony dalam talk show di SMP Al-Ma’arif NU Merauke Selasa (29/09/2026)  yang mengusung tema,” Ko Bijak Pangan, Ko Selamatkan Bumi.”

Untuk perhitungannya, demikian Dony, melalui penimbangan sekaligus diambil sampling dan dilakukan metodologi ilmiah, sehingga muncul angkanya.

Dimana, jelas dia, Merauke setiap harinya terdapat 100 ton sampah yang dihasilkan. Dan, dari jumlah tersebut, 49 persen adalah sampah makanan.

“Jika ada yang tanya, sudah diambil untuk pakan ternak—betul kita sudah tanya dan hitung. Dimana selama 7 hari, hanya mengurangi 15 persen,” ujarnya.

Jadi, sampah makanan yang terbuang ke TPA, masih cukup banyak setiap hari, kurang lebih 35 ton terbuang.

Kalau  melihat container kecil, hanya  dapat menampung 1,5 ton sampah. Sementara container besar 3 ton sampah.

Diakui perhitungan 35 ton sampah makanan tersebut adalah tahu lalu. Tentu mengalami peningkatan sekarang, setelah adanya program makan bergizi gratis (MBG).

Dony mengaku, sampah makanan jauh lebih hemat untuk dituntaskan secara biaya jika dibandingkan sampah plastik.

“Mengapa? Karena sampah makanan bisa dikelola secara pengomposan, sedangkan sampah plastik tak bisa,” jelasnya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *