Romanus Mbaraka Membaur Dengan Komunitas KSC, “Kok Dikaitkan Dengan Politik 2029,”? Oretan Jurnalis suryapapua.com

Laporan Utama107 views

LAMA menepi. Tak ada gerakan. Fokus mengurus kebun di Kampung Sarsang, menghabiskan waktu bersama keluarga, juga menimang cucu-nya.

Riak-riak maupun perkembangan di lingkungan pemerintahan baik di Provinsi Papua Selatan maupun Kabupaten Merauke serta tiga kabupaten lain, hanya diikuti dari jauh.

Meski tak tampil langsung ke publik, namun sekecil apapun informasi di tengah masyarakat, pasti diketahuinya.

Itulah Romanus Mbaraka, Mantan Bupati Merauke dua periode.

Setelah ‘berdiam diri’ dan tak sibuk akan hiruk pikuk yang terjadi, akhirnya Romanus Mbaraka tampil.

Sekali tampil, tentu banyak sudah mempunyai anggapan dan atau tanggapan miring. Ya, begitulah!

Meski begitu, Romanus Mbaraka sendiri menanggapi hanya dengan senyum, lantaran tak ada misi terselubung sedang dibangun dan atau dimainkan.

Apalagi kasak-kusuk orang tentang politik 2029 untuk pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Papua Selatan.

Itu masih terlalu sangat jauh untuk dibicarakan dan atau didiskusikan.

Kehadiran Romanus Mbaraka saat ivent touring Komunitas Kandara  Scooter Club (KSC)  Provinsi Papua Selatan ke Jembatan Tamulik-Okaba  beberapa waktu lalu, tidak lain untuk ikut membentangkan Bendera Merah Putih raksasa.

Lagi pula, Romanus Mbaraka juga adalah sesepuh dan selalu memberikan suport serta dukungan kepada KSC saat setiap kegiatan dihelat atau dilaksanakan.

Ketua KSC Provinsi Papua Selatan, Slamet Haryadi ketika dimintai komentarnya mengaku, kehadiran Romanus Mbaraka mulai dari pelepasan rombongan vespa di Libra hingga keterlibatan langsung bersama isterinya, Ny. Imelda Karolina itu  dalam kapasitas sebagai sesepuh.

“Sudah lama sejak KSC berdiri, Bapak Rom adalah sesepuh. Sehingga tidak mengherankan ketika dalam setiap hajatan yang dilaksanakan, beliau elalu hadir,” ungkap Slamet.

Bahkan, lanjut dia, beliau (Romanus Mbaraka;red), terus memberikan dukungan serta motivasi agar pengurus serta anggota KSC harus solid—kompak dan  terus melakukan kegiatan-kegiatan nyata untuk kepentingan banyak orang.

Disinggung pandangan berbagai kalangan jika Romanus Mbaraka sudah mulai bergerak persiapan menuju 2029 mendatang, Slamet mengaku silahkan saja orang berasumsi demikian.

“Ya, biarkan saja orang berbicara, tetapi jelasnya kehadiran Bapa Rom bersama kami beberapa hari terakhir, semata-mata untuk ikut membentangkan Bendera Merah Putih di Jembatan Tamulik,” ujarnya.  (Frans Kobun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *