oleh

Pertemuan Dengan Sejumlah Pelaku Usaha, Ini Warning Bupati Merauke

Merauke, Suryapapua.com– Bupati Merauke,Romanus Mbaraka melakukan pertemuan dengan pelaku usaha yang mendatangkan produk olahan, sosis, daging sapi, es krim dan lain-lain dari luar daerah.

Pertemuan yang berlangsung Senin (3/10), diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Merauke dibawah ‘nahkoda’ Martha Bayu.

“Saya melaporkan kepada Pak Bupati Merauke bahwa yang hadir dalam pertemuan adalah para pelaku usaha yang selama ini mendatangkan sejumlah bahan kebutuhan dari luar daerah,” ujar Martha Bayu.

Bupati Mbaraka dalam sambutannya mengungkapkan, dirinya adalah salah satu orang yang berkomitmen memajukan Merauke dari berbagai aspek atau sector.

“Saya minta kepada para pelaku usaha mempunyai hati untuk tanah ini.  Jadi harus kerjasama dengan baik. Kamu boleh punya tujuan provit- itu tak bisa dihilangkan, tetapi harus ikut aturan. Lalu paling utama adalah  bangun komunikasi,” pintanya.

“Jangan ada masalah baru lari ke pemerintah. Negara memiliki aturan jelas. Kasus covid-19 menjadi pelajaran bagi kita semua. Jadi, mari kita semua koordinasi dan kerjasama,” katanya.

Dalam setahun terakhir, jelas Bupati Mbaraka, ia sudah berusaha agar di tingkat rakyat, ekonomi harus bangkit. Berbagai cara dilakukan termasuk melakukan komunikasi secara intens  dengan pusat agar semua kegiatan pembangunan  dengan  dibiayai dari semua sumber yang lima tahun silam mati total, masuk kembali disini.

“Ya contohnya saja, ketika kalian ke Jagebob, jalan sudah mulai licin. Lalu proses pelelangan untuk pengerjaan jembatan Bian hampir final serta kegiatan lain,” jelasnya.

Dikatakan, setiap kebijakan yang dibuat pemerintah, dijalankan atau dilakukan pelaku usaha. Namun komunikasi jalan dan tetap mengikuti aturan, sehingga tak ada saling salah paham.

Para pelaku juga diminta mengikuti perkembangan aturan. Misalnya ketika melakukan pemuatan barang dari tempat belanja di Jawa atau daerah lain, jangan sudah diatas kapal baru mengurus izin.  Harus menyelesaikan semua administrasi terlebih dahulu.

Kenapa demikian, agar dapat diproteksi, karena pelaku usaha adalah bagian dari pemerintah yang berkontribusi memberikan pertumbuhan terhadap suatu daerah.

“Jadi kalau ingin tumbuh, harus jalan bersama, kita kuat kalau bersatu. Apapun yang kalian lakukan,  pemerintah akan proteksi dan mendukung, tetapi harus dalam koridor aturan,” pintanya.

Pasti, lanjut Bupati Mbaraka, pelaku usaha memiliki pangsa pasar, misalnya daging ayam didatangkan dari luar, tentu sudah dihitung baik populasi konsumen yang akan mengkonsumsi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mbaraka juga meminta agar produk lokal disini harus dilindungu, agar petani maupun peternak tumbuh.

“Terakhir saya minta pelaku usaha saling komunikasi bersama. Memang dalam bisnis ada persaingan, tetapi harus sehat dan tak boleh saling menjatuhkan,” pintanya lagi.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *