Operasi SAR Dihentikan, Pencarian ABK KMN Rizki Jaya Utama 01 Nihil

Laporan Utama326 views

Merauke, suryapapua.com–  Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke secara resmi menutup pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) satu orang ABK KMN Rizki Jaya Utama 01, Salam (54) yang dilaporkan hilang, setelah kapal mengalami kebocoran dan tenggelam di  perairan laut Arafura, Kabupaten Merauke, Papua Selatan awal bulan Oktober lalu.

Dari rilis yang didapatkan suryapapua.com Rabu (07/10/2026), Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Rudi mengungkapkan, penutupan operasi dilakukan, setelah Tim SAR Gabungan melaksanakan upaya penyisiran secara intensif di sekitar last known position (LKP) maupun area perluasan pencarian sesuai SAR map prediction.

Hingga hari terakhir pencarian, demikian Rudy, korban belum ditemukan.

Keputusan penutupan operasi diambil berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh bersama unsur potensi SAR yang terlibat serta pihak keluarga korban dengan mempertimbangkan efektivitas pencarian dan tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban.

”Kami sudah membahas hasil operasi selama 7 hari ini bersama pihak kapal dan keluarga korban,” ujarnya.

“Apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja keras dan bersinergi di lapangan,” ujarnya.

Untuk diketahui Tim SAR Gabungan terdiri dari  Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Danpos Kodaeral XI Torasi, Bakamla Merauke, Satpolairud Polres Merauke, pihak pemilik kapal dan masyarakat nelayan serta Keluarga.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *