Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan, PT BCA Rutin Pantau Kualitas Air di Area Perkebunan Sawit

TSE GROUP131 views

Merauke, Suryapapua.com– Sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan penerapan prinsip bisnis berkelanjutan, PT Berkat Cipta Abadi (BCA), unit usaha dari Tunas Sawa Erma (TSE) Group yang beroperasi di Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, secara konsisten melaksanakan pemantauan kualitas mutu air.

Kegiatan ini secara rutin dan berkala dilakukan di beberapa sungai kecil di area perkebunan kelapa sawit perusahaan.

Amiruddin, Manager Perencanaan PT BCA menjelaskan, pengecekan berkala ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

“Fokus pemantauan biasanya kami lakukan secara rutin di dua sungai kecil yakni bian dan waterno yang berdekatan dengan kawasan perkebunan,”jelasnya  Amiruddin Jumat (03/03/2026).

Pemantauan kualitas mutu air ini dilaksanakan oleh tim lingkungan yang terdiri dari pihak ISPO, Tim Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit PT BCA, Humas dan perwakilan Masyarakat.

Metode pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel kualitas air di titik hulu dan hilir aliran sungai untuk mendapatkan nilai parameter kimia pH (potential hydrogen) air Sungai yang diukur dengan alat pH meter.

Hasil pengujian di Sungai Bian dan Waterno menunjukan angka pH yang berada di kisaran pH 6.31 hingga 6,82.

Nilai ini mengindikasikan bahwa mutu kualitas air di kedua sungai besar tersebut masih berada dalam kondisi sangat baik dan terjaga.

“Angka pH 6.31 hingga 6,82 merupakan kisaran netral yang ideal untuk air bersih dan menunjang kehidupan biota air,” ungkapnya.

“Ini sekaligus  membuktikan bahwa aktivitas operasional perusahaan yang kami jalankan tidak memberikan dampak negatif terhadap kualitas air di lingkungan sekitar,” tutur dia.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa hasil yang konsisten antara pengukuran di hulu dan hilir sungai menunjukkan tidak adanya pencemaran signifikan yang berasal dari aktivitas perkebunan.

Pihak perusahaan berkomitmen untuk terus mempertahankan kondisi ini dengan menerapkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Penulis : Fionny

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *