Hilang Kontak Saat Menjaring di Perairan Pulau Mooi-Waan, Satu Nelayan Ditemukan Meninggal, Dua Lain Dalam Pencarian

Laporan Utama108 views

Merauke, suryapapua.com– Satu dari tiga nelayan yakni  Andreas Koboon (24 ) tahun ditemukan warga meninggal dunia. Sedangkan dua lainnya, Frederikus Yolmen (23) tahun dan Albertus Game Yolmen (14) tahun masih dalam proses pencarian.

Sebelumnya, ketiga nelayan dilaporkan hilang kontak saat mengecek jaring ikan di sekitar Muara Kali Mooi, Distrik Waan, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Rudi dalam rilisnya yang diterima suryapapua.com Senin (21/09/2026) menjelaskan, setelah menerima laporan, pihaknya mengerahkan tim rescuer melakukan operasi SAR man overboard (MOB).

Awalnya, lanjut Rudi, pada Sabtu 19 September 2026 sekitar pukul 05.30 WIT, ketiga korban berangkat menggunakan speedboat dengan tujuan mengecek jaring di muara.

Hanya saja, sejak sore hingga malam hari, para korban tak kunjung kembali.

Sehingga, jelasnya, upaya pencarian mandiri dilakukan masyarakat lokal dari Pulau Mooi, Kampung Konorau, hingga Distrik Waan selama dua hari, namun korban belum berhasil ditemukan.

“Lalu Polsek Kimam  melaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke tadi siang,” ujarnya.

Saat operasi pencarian sedang dilakukan, Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa satu dari tiga korban telah berhasil ditemukan warga masyarakat dalam keadaan Meninggal Dunia di pesisir pantai.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya salah satu korban yang ditemukan tadi sore,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rudi menjelaskan, pukul 18.23 WIT setelah melihat jarak pandang di laut sudah tidak maksimal pada malam hari serta gelombang tinggi, Tim SAR Gabungan yang berada di atas RBB memutuskan menghentikan sementara pergerakan pencarian di laut.

Pencarian permukaan air dan penyisiran pantai, lanjut dia, akan dilaksanakan Selasa 22 September 2026 mulai pukul 06.00 WIT sesuai rencana operasi (RenOps).

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *