Merauke, suryapapua.com– Hari ini Sabtu (05/09/2026), genap empat tahun perjalanan terbentuknya Lingkungan Santa Theresia Kalkuta Pasar Mopah- Merauke, Paroki Bambu Pemali.
Sebagai ungkapan syukur dan terimakasih atas terbentuknya Lingkungan Santa Theresia Kalkuta Pasar Mopah dengan ‘sejuta’ tantangan, maka dilangsungkan perayaan misa dipimpin Pastor Vitalis.
Perayaan misa dihadiri ratusan umat yang semuanya beraktivitas setiap hari berjualan di Pasar Mopah.
Selain itu, hadir Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Selatan, Heribertus Silubun serta Ketua Tim Penggerak PKK Merauke, Ny, Nova Gebze.
Dalam moment tersebut, dilakukan pemotongan kue ulang tahun ke-4 Lingkungan Santa Theresia Kalkuta Pasar Mopah Merauke oleh Bruder Yohanes Kedang, MTB.
Bantu Dana Rp10 Juta

Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze dalam sambutannya mengungkapkan, orang selalu beranggapan kalau di pasar berarti tempat untuk aktivitas jual beli.
Namun dibalik itu, demikian Bupati Bladib Gebze, terdapat keunikan luar biasa. Dimana umat Katolik dalam area pasar sangat banyak hingga mempunyai lingkungan sendiri dalam struktur Gereja Katolik.
Olehnya secara hirarki gereja maupun kesatuan dalam satu paroki, perlu diatur agar pembinaan umat serta ibadah berjalan baik setiap hari Minggu.
“Ya, hari ini ratusan umat mensyukuri 4 tahun perjalanan Lingkungan Santa Theresia Kalkuta Pasar Mopah. Disitulah puncak keimanan kita sebagai orang Katolik,” jelasnya.
Lebih lanjut Bupati Bladib Gebze mengungkapkan, berkaitan pembinaan umat, baik di lingkungan maupun paroki adalah tugas hirarki gereja.
Pemerintah, jelasnya, akan memberikan dukungan maupun suport dalam bentuk apa saja ketika diminta dan atau disampaikan.
“Silahkan umat menyampaikan apa saja kesulitan kepada saya bertepatan dengan HUT lingkungan ini,” pintanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bladib Gebze memberikan bantuan dana senilai Rp10 juta kepada panitia maupun umat setempat untuk digunakan.
“Jangan melihat besar kecilnya bantuan, tetapi ini adalah sumbangan dari saya sekaligus mendukung berbagai kegiatan di lingkungan,” katanya.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun






