Akses Kesehatan Terbatas, PT BCA Berikan Pelayanan Medis Untuk Masyarakat Pesisir Sungai Digoel

TSE GROUP70 views

Boven Digoel, suryapapua.com-Bagi masyarakat yang tinggal di tepian sungai Digoel khususnya di Kampung Subur dan Aiwat, Distrik Subur, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, untuk sekadar berobat ke dokter bukanlah perkara mudah.

Jalur transportasi yang hanya mengandalkan sungai dan waktu tempuh  panjang kerap menjadi penghalang utama.

Keprihatinan itu kini sedikit terobati dengan hadirnya program pelayanan kesehatan gratis dari PT Berkat Cipta Abadi (BCA) yang dinilai sangat membantu warga setempat.

Pengurus Kampung Subur, Xaverius Aute mengakui bahwa keberadaan layanan medis gratis dari pihak perusahaan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kampung kami berada di pesisir, sehingga jangkauan untuk mengakses kesehatan yang memadai memang agak sulit. Dengan adanya pelayanan kesehatan gratis yang dihadirkan pihak perusahaan, sangat membantu dan menolong masyarakat kami,” ujar Xaverius.

Ia juga menyoroti sulitnya akses ke fasilitas kesehatan lebih besar seperti rumah sakit di kabupaten.

Menurutnya, perjalanan yang sangat panjang dan memakan waktu berjam – jam lamanya, sehingga masyarakat kerap memilih mengabaikan keluhan kesehatan yang sebenarnya harus segera ditangani.

“Pelayanan yang digelar pihak perusahaan setidaknya dapat mencegah penyakit sedari awal. Ini sangat berarti bagi kami,” tambahnya.

Pemeriksaan Kesehatan dan Pemberian Vitamin

Dalam kunjungannya, tim medis dari Klinik PT BCA yang dipimpin Dokter Rizal Irsan tidak hanya melayani orang dewasa, tetapi juga balita hingga lansia.

“Tindakan medis yang kami lakukan meliputi pemeriksaan kesehatan umum. Kemudian kami berikan obat sesuai dengan penyakit yang dikeluhkan serta tambahan vitamin. Kami menangani semua kalangan, dari anak-anak hingga lansia,” jelas dr. Rizal.

Setelah melakukan pemeriksaan intensif, dr. Rizal mengungkapkan bahwa banyak masyarakat di beberapa kampung mengeluhkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan gatal-gatal pada kulit.

Kondisi ini diduga kuat dipengaruhi oleh lingkungan lembab dan sanitasi yang masih terbatas di pemukiman pesisir.

“Dengan tindakan medis lebih awal seperti ini, kami berharap dapat mencegah penyakit yang lebih kronis lagi di kemudian hari. Harapan kami, masyarakat di tempat ini selalu sehat,” ujar dr. Rizal.

Edukasi PHBS, Langkah Preventif Jangka Panjang

Tidak hanya memberikan pengobatan, pihak perusahaan juga menyelenggarakan program sosialisasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kunjungan mereka pada bulan Juli 2026 lalu.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai langkah pencegahan utama agar terhindar dari berbagai penyakit.

Dengan adanya rangkaian program kesehatan gratis, PT BCA unit usaha dari Tunas Sawa Erma (TSE) Group—perusahaan kelapa sawit terbesar di Papua Selatan, menunjukkan kepedulian nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, sekaligus membantu kesenjangan akses layanan kesehatan di daerah terpencil.

Penulis : HMS

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *