Merauke, Suryapapua.com– Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga menyebut, dari awal pihaknya telah menyampaikan bahwa kasus pembunuhan terhadap Julia Risky (11) tahun, pelajar disabilitas di Jalan Ternate hingga dibuang disemak-semak setahun silam adalah berencana.
“Pelaku benar-benar merencanakan perbuatan sebelumnya,” ungkap Kapolres Yoga didampingi Kasat Reskrim, AKP Anugrah S Dharmawan saat memberikan keterangan pers Senin (19/01/2026).
Kasus pembunuhan itu, lanjut Kapolres Yoga, kini masih terus didalami penyidik.
Diakui Kapolres Yoga kalau kasus-nya telah memasuki penyidikan. Hanya saja, penyidik menghadapi tantangan, lantaran minimnya barang bukti yang secara langsung mengarah kepada alat bukti kuat.
Namun demikian, lanjut Kapolres Yoga, jajarannya terus bekerja memperkuat pembuktian.
Dimana menambah pemeriksaan saksi-saksi yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan itu.
“Kami juga masih menganalisa hasil percakapan serta hasil pemeriksaan digital forensik,” jelasnya.
Kapolres Yoga mengaku mengerti masyarakat yang memiliki ekspektasi tinggi terhadap kinerja kepolisian dalam menangani kasus dimaksud.
“Terima kasih atas saran dan kritiknya. Polres Merauke berkomitmen menyelesaikan penyidikan secara profesional dan transparan hingga alat bukti yang diperoleh benar-benar terang,” tandasnya.
Diaakhir statemen-nya, Kapolres Yoga memohon doa dan dukungan masyarakat Merauke semoga kasus ini segera terungkap pelakunya.
Penulis : Frans Kobun
Editor : Frans Kobun

